Berdoa, Hubungan dengan Tuhan

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Ibadah Minggu Pagi, 29 Maret 2020 Oleh Pdt.  Andrew M. Assa

Yeremia 32:17, “Ah, Tuhan ALLAH! Sesungguhnya, Engkaulah yang telah menjadikan langit dan bumi dengan kekuatan-Mu yang besar dan dengan lengan-Mu yang terentang. Tiada suatu apapun yang mustahil untuk-Mu!

Yeremia mengimani bahwa tangan Tuhan berkuasa. Tetapi diawal Yeremia mengatakan “ah”, ekspresi bahwa ia berusaha percaya walaupun keadaan tidak berubah. Sepertinya ada keraguan. Yeremia 32:27, "Sesungguhnya, Akulah TUHAN, Allah segala makhluk; adakah sesuatu apapun yang mustahil untuk-Ku? ini jawaban Tuhan untuk Yeremia. Semua orang bisa percaya Tuhan, tetapi tidak semua mengandalkan Tuhan. Selama 40 tahun Yeremia menjadi nabi, tidak merubah situasi, tidak ada orang yang berbalik pada Tuhan. Ia menangisi bangsanya yang bebal. Namun, Yeremia disebut nabi besar, karena ia tetap tekun, tetap meresponi Allah.

Berdoa, Merenungkan Perkataan Tuhan

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 22 Maret 2020 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Dunia sedang digentarkan wabah Covid-19, tapi ijinkan firman Tuhan yang mengisi hidup kita.

1.   Luangkan/miliki waktu untuk merenungkan firman Tuhan.

      Mazmur 119:97 - Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari. Kata “merenungkan” menggunakan kata “siychah”, punya pengertian bukan hanya merenungkan tapi berdoa, memberikan pengabdian (devotion). Berdoa karena merenungkan firman Tuhan, bukan karena ketakutan.

      Yesaya 15:16 - Apabila aku bertemu dengan perkataan-perkataan-Mu, maka aku menikmatinya; firman-Mu itu menjadi kegirangan bagiku, dan menjadi kesukaan hatiku, sebab nama-Mu telah diserukan atasku, ya TUHAN, Allah semesta alam. Ketika kita menikmati firman, kita makan firman dan berdoa, mengabdi, kita sedang menaruh nama Tuhan dalam hidup kita, Tuhan sedang memberkati. Bilangan 6:24-27, ketika nama Tuhan ditaruh atas hidup kita, ada berkat, perlindungan segala yang Dia sediakan. Sudahkah kita siychah? Update hidup kita kembali pada firman. Jadilah agen perubahan di saat ini, bukan agen ketakutan. Ketika kita siychah dengan Tuhan, berdoa karena pengabdian kepada-Nya, tindakan, pikiran kita menjadi agen perubahan.

Damai Sejahtera Tuhan Memerintah Hidup Kita

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 8 Maret 2020 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Kita menerima damai sejahtera ketika kita berdamai dengan Allah. Bilangan 6:26-27 – [6:26] TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera. [6:27] Demikianlah harus mereka meletakkan nama-Ku atas orang Israel, maka Aku akan memberkati mereka." Ayat ini merupakan bagian dari doa berkat. Ayat 26 dalam bahasa aslinya mempunyai pengertian Tuhan melihat dengan tersenyum. Ketika Tuhan letakkan nama-Nya atas umat-Nya, Tuhan sedang memberkati. Markus 11:23 dalam terjemahan bahasa Inggris ada 3 kata ‘say’, kata ‘percaya’ hanya muncul 1 kali. Berapa banyak kali kita punya iman tapi tidak memperkatakan yang kita imani, tidak heran kalau tidak menerima damai sejahtera. Setiap kali mendengar kata yang baik, katakan amin (jadilah seperti yang engkau perkatakan), karena Tuhan meletakkan nama-Nya atas hidup kita, kita punya kuasa dalam perkataan.

Datang Apa Adanya dan Terima Dari Tuhan

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 15 Maret 2020 – Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Mazmur 65:12, “Engkau memahkotai tahun dengan kebaikan-Mu, jejak-Mu mengeluarkan lemak. Corona artinya mahkota. Tuhan ingin memberikan tahun kita dengan kebaikan, jejak Tuhan mengeluarkan perkara yang terbaik, saat kita mengikuti langkah-Nya. Perkara yang terbaik iblis hinggapi virus. Tahun 2013 ada virus flu burung, penyediaan Tuhan diserang iblis dengan virus. Semua yang Tuhan sediakan untuk umat Tuhan dicemari. Tapi kuasa Tuhan lebih besar dari semua yang terjadi di sekitar kita.

Bagaimana kita harus menghadapi situasi ini?

Mengakui Tuhan di Setiap Jalan Kita

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 1 Maret 2020 – Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Allah melatih kita lewat sekolah kehidupan, oleh karena itu responi firman ganti responi masalah, emosi, dan situasi kita. Dia adalah mentor yang tinggal dalam hidup kita. Ketika kita responi Dia, Dia tinggal di dalam kita dan kita di dalam Dia.

Ulangan 32:11-12, “Laksana rajawali menggoyangbangkitkan isi sarangnya, melayang-layang di atas anak-anaknya, mengembangkan sayapnya, menampung seekor, dan mendukungnya di atas kepaknya, demikianlah TUHAN sendiri menuntun dia, dan tidak ada allah asing menyertai dia.”

Anak rajawali belum punya sayap yang kuat, tetapi induknya paling tahu kapan sayap anaknya harus direnggangkan. Saat anak rajawali dalam kondisi kritis, induk rajawali akan mendukung anaknya dengan kepaknya. Ulangan 1:31, kalau Allah berfirman bukan hanya untuk menentramkan hati, Allah bersungguh-sungguh dengan firman-Nya. Bagi orang yang percaya firman, kita akan terima berkat berdasarkan iman kita.