Dibawa Ke Level Yang Sama Dengan Tuhan

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 2 Agustus 2020 – Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Ketika kita percaya pada firman-Nya, kita sedang diangkat ke levelnya Allah. Seekor rajawali akan aman di tempat yang tinggi, rajawali bukan aman ketika dia bertengger di bawah. Kita adalah rajawali.

Keluaran 19:4-6 – [19:4] Kamu sendiri telah melihat apa yang Kulakukan kepada orang Mesir, dan bagaimana Aku telah mendukung kamu di atas sayap rajawali dan membawa kamu kepada-Ku.

[19:5] Jadi sekarang, jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan firman-Ku dan berpegang pada perjanjian-Ku, maka kamu akan menjadi harta kesayangan-Ku sendiri dari antara segala bangsa, sebab Akulah yang empunya seluruh bumi. [19:6] Kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan imam dan bangsa yang kudus....

Hati Seorang Utusan Allah

Written by Lois.

 Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 26 Juli 2020 - Oleh Pdt. Bambang Tri Susilo

 

Maleakhi 4:1-2, “Bahwa sesungguhnya hari itu datang, menyala seperti perapian, maka semua orang gegabah dan setiap orang yang berbuat fasik menjadi seperti jerami dan akan terbakar oleh hari yang datang itu, firman TUHAN semesta alam, sampai tidak ditinggalkannya akar dan cabang mereka. Tetapi kamu yang takut akan nama-Ku, bagimu akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya. Kamu akan keluar dan berjingkrak-jingkrak seperti anak lembu lepas kandang.”

 

Maleakhi artinya utusan. Bagaimana hati seorang utusan ketika hatinya diterangi oleh surya kebenaran. Orang yang takut akan Tuhan, yang dipimpin Tuhan, ada sukacita, kebebasan, kemenangan. Di sisi lain, di ayat 1, seorang utusan Tuhan melihat realita kehidupan rohani bangsanya, sangat menyedihkan. Perjalanan kerohanian bangsa Israel semakin lama semakin menurun. Peristiwa ini membuat kita berkaca, kita harus mawas diri.

 

Apa saja yang membuat mereka menuju kefasikan?

Hidup Adalah Pertandingan

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 12 Juli 2020 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Surya kebenaran kita adalah Yesus Kristus. Mazmur 84, Dia akan menjadi matahari dan perisai kita. Ketika kita fokus pada Surya Kebenaran, kita lakukan ibadah bukan karena sebuah liturgi. Hubungan kita dengan Allah tidak ditentukan seberapa banyak firman yang kita baca atau seberapa sering kita berdoa. Bicara tentang hubungan dengan Allah, saat menjalani hari-hari, kita meyakini bahwa Tuhan adalah tempat perteduhan kita, gembala yang memimpin dan menyediakan, nikmati kehadiran-Nya.

Mazmur 105:4, “Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu!” saat menjalin hubungan yang intim dengan Tuhan, hasilnya dahsyat. Saat ke gereja, carilah Tuhan, bukan memilih siapa yang berkhotbah. Mencari Tuhan bukan sebuah liturgi, tetapi membangun keintiman dengan Tuhan.

Mata Yang Terang Karena Pandang Yesus

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu, 19 Juli 2020 – Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Yesus adalah Firman yang menjelma menjadi manusia. Yohanes 1:14, Dia ada di tengah kita dan Firman-Nya tinggal di dalam kita. Roh-Nya yang tinggal di dalam kita lebih besar dari semua yang ada di dunia. Karena itu sukai dan imani Firman (Yohanes 1:4).

Ketika kita memandang Surya Kebenaran yaitu Yesus sendiri, kita akan punya mata hati yang terang. Efesus 1:18 - Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus. The eyes of your understanding being enlightened [KJV], mata dari pengertian kita diterangi.

Kita Adalah Benih

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 5 Juli 2020 – Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Maleakhi 4:2 - Tetapi kamu yang takut akan nama-Ku, bagimu akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya. Kamu akan keluar dan berjingkrak-jingkrak seperti anak lembu lepas kandang. Yesus adalah Surya Kebenaran. Ketika kita fokus pada Surya Kebenaran, ada keuntungan yang besar. Dalam firman Allah ada kehidupan yang lengkap—tubuh, jiwa, roh kita dihidupkan. Tuhan selalu bekerja lengkap. Ketika kita fokus pada matahari/Surya Kebenaran, hidup kita tidak hanya diterangi firman Allah tapi Tuhan tambahkan kesembuhan. Yang membuat kita bersukacita bukan perkara dunia ini, tapi perkara kekal—bukan hanya bicara besok di sorga, tapi juga bicara tentang saat ini.