Manusia Bisa Gagal, Tuhan Tidak Pernah Gagal

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 4 Mei 2025 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Kesetiaan Tuhan itulah yang menguatkan kita. Kesetiaan Tuhan menjadi perisai dan pagar tembok. Kita manusia kurang setia. Ketika takut dan kuatir, seringkali lebih percaya pada keadaan daripada kepada Firman Tuhan. Filipi 4:6-7 - ... tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. Manusia bisa gagal--karena meragukan Tuhan, tapi Tuhan tidak pernah gagal. Sekalipun manusia gagal percaya, kesetiaan Tuhan tetap jagai kita. Jangan jauh dari Tuhan.

Allah itu pekerjaan-Nya sempurna, runtut dan rapi.

Dikawal Damai Sejahtera-Nya

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 27 April 2025 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Hari-hari ini sedang terjadi perang dagang, perang tarif, berimbas pada seluruh negara yang ada. Ini masa yang sukar. Ijinkan hati dan pikiran dikawal oleh damai sejahtera Tuhan. Sebab ketika hati dan pikiran selalu dikawal oleh permasalahan dunia ini, hasilnya kita rasanya habis-habisan, putus asa. Kejadian 1:2, ada Roh Tuhan yang melayang-layang di tengah kekacauan, ada harapan di tengah-tengah kekacauan. Filipi 4:6-7 - [4:6] Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. [4:7] Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. Dengar, imani dan perkatakan Firman Tuhan. Kita masih di dunia, punya tanggungjawab, kita bisa kuatir tentang segala sesuatu. Ketika kita benar-benar di dalam kasih Tuhan, kita bisa nyatakan segala hal keinginan kita di dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Ada damai sejahtera Allah yang melampaui akal, logika, nalar kita akan memelihara hati dan pikiran kita.

Contoh situasi yang sama dengan kita saat ini. Peristiwa umat Allah yang ada di pembuangan di Babel, mukjizatnya terjadi:

Tentang Tuhan, Bukan Kita

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Siang, 13 April 2025 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Mazmur 91:1-2 - [91:1] Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa [91:2] akan berkata kepada TUHAN: "Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai." Dengar, imani, perkatakan Firman Tuhan. Tapi berapa banyak kali yang kita perkatakan situasinya. Situasi di dunia ini tidak pasti. Kadang kala kita hadapi situasi yang buruk--rasanya kita tidak ada hubungan dengan perang tarif--tapi kita terdampak juga. Kalau hari ini kita hadapi situasi ini, perkatakan saja Firman. Firman Mazmur 91 ini akan jadi bagian kita kalau kita dengar, imani dan perkatakan. Kalau kita tidak dengar, tidak imani dan tidak perkatakan, kita kehilangan janji Allah.

Contoh seseorang yang mau pengurapan roh Tuhan berkuasa atas hidupnya, di lembah kekelaman sekalipun Tuhan yang menjadi kekuatannya....

Kuasa kebangkitan-Nya Memberi Hati Nurani Yang Baik

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Ibadah Paskah, 20 April 2025 Oleh Pdt. Daniel H. P. Rahardjo

Salah satu dampak kebangkitan Yesus yaitu memberi hati nurani yang baik. 1 Petrus 3:21 - Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan -- maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah -- oleh kebangkitan Yesus Kristus, Petrus berbicara kepada orang-orang pendatang--kita adalah musafir di dunia ini. Petrus berkata bahwa karena kuasa kebangkitan Kristus kita bisa minta hati nurani yang baik kepada Allah dan akan berdampak kepada sesama. Hati nurani adalah kesadaran batin yang Tuhan tanamkan dalam diri kita untuk membedakan yang baik dan yang jahat. Ia seperti suara lembut dalam hati yang memperingatkan kita saat kita salah dan meneguhkan saat kita berjalan di jalur yang benar.

Bahaya sekali kalau orang yang tidak punya hati nurani yang baik, .....

Memulihkan Dan Memberi Kehidupan

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 6 April 2025 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Bicara tentang Roh yang mengurapi, manusia hidup bukan hanya karena darah dan daging tapi karena ada Roh Allah. Kejadian 2:7 - ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup. Kita ini debu tanah, tapi karena ada nafas hidupnya Tuhan, kita bisa ada sekarang karena ada Roh Tuhan. Kita menjadi makhluk hidup karena Roh Tuhan, bukan karena kekuatan kita. Kalau Roh itu diambil dari hidup kita, kita hanya jadi mayat, bangkai yang tidak bisa berbuat apa-apa. Itu sebabnya jangan sombong dengan keberadaan kita.

Situasi dunia saat ini boleh gelap, ingat Roh Tuhan masih tetap berkuasa.