Memulihkan Dan Memberi Kehidupan

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 6 April 2025 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Bicara tentang Roh yang mengurapi, manusia hidup bukan hanya karena darah dan daging tapi karena ada Roh Allah. Kejadian 2:7 - ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup. Kita ini debu tanah, tapi karena ada nafas hidupnya Tuhan, kita bisa ada sekarang karena ada Roh Tuhan. Kita menjadi makhluk hidup karena Roh Tuhan, bukan karena kekuatan kita. Kalau Roh itu diambil dari hidup kita, kita hanya jadi mayat, bangkai yang tidak bisa berbuat apa-apa. Itu sebabnya jangan sombong dengan keberadaan kita.

Situasi dunia saat ini boleh gelap, ingat Roh Tuhan masih tetap berkuasa.

Allah Yang Relate Dengan Kita

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu sore, 30 Maret 2025 oleh Pdt. Andrew M. Assa

Tuhan yang relate dengan kehidupan kita adalah Tuhan yang setia. Bukan hanya mengurusi permasalahan rohani tapi ketika kita percaya Firman-Nya, Firman-Nya juga bekerja untuk perkara jasmani. Tak pernah rugi kalau kita percaya Firman-Nya. Seringkali kita yang tidak setia, kesetiaan kita tergantung kondisi tertentu. Ibrani 11:3 - Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat. Berapa banyak kali kita umat manusia lebih percaya kepada fakta. Ingat, apa yang kita lihat itu terjadi dari yang tidak kita lihat. Yang kita lihat memang punya kuasa, tapi yang tidak terlihat kuasanya lebih besar karena kuasanya menciptakan. Waktu kita percaya kepada Firman yang tidak kita lihat, kita sedang menjadi satu dengan kuasa yang lebih besar. Kabar baiknya, kuasa yang lebih besar itu tetap relevan dengan kita. Contoh: Matius 5:5. Ketika Tuhan ingin kita mengimani firman Allah, Tuhan ingin Firman yang kita imani punya dampak di kehidupan sehari-hari, tidak hanya saat di gereja.

Hidup Dengan Percaya

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 16 Maret 2025 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Tuhan ingin kita hidup dengan percaya di dalam janji Allah. Lukas 18:8 - Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?" Kalau Yesus datang kali kedua, masihkah Tuhan bisa melihat ada iman di setiap kita orang beriman? Ayat 1, berdoalah dengan tidak jemu. Rencana Tuhan pasti berhasil dan tidak bisa gagal. Tapi rupanya tidak semua orang menikmati rencana Tuhan itu berhasil. Dari 12 pengintai, rencana Tuhan berhasil hanya kepada 2 orang pengintai--Yosua dan Kaleb. Mayoritas bisa melihat tanah yang Tuhan janjikan luar biasa, tapi mereka melihat fakta, ada tantangan yang besar dan mereka tawar hati. Jangan kecut dan tawar hati, karena di balik tantangan ada kemenangan besar Dia sudah janjikan. Kemenangan yang besar itu sebuah kepastian karena Yesus sudah pernah mati dan bangkit dari kematian. Dia sediakan kemenangan itu buat kita.

Di Sisi Mana Kita Berada?

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 23 Maret 2025 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Rasul Yohanes satu-satunya rasul Yesus yang umurnya paling panjang karena dia benar-benar bersandar paada kasih karunia Tuhan. Dia satu-satunya pribadi yang suka bersandar di dada Yesus. 3 Yohanes 1:2 - Saudaraku yang kekasih, aku berdoa, semoga engkau baik-baik dan sehat-sehat saja dalam segala sesuatu, sama seperti jiwamu baik-baik saja. [Beloved, I wish above all things that thou mayest prosper and be in health, even as thy soul prospereth - KJV]. Begitu juga jiwamu melimpah. Ini harapan rasul Yohanes, ini sebetulnya adalah harapannya Tuhan bagi setiap kita. Tuhan ingin kita baik-baik saja.

Mempercayai Kasih-Nya

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 9 Maret 2025 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Kesetiaan Tuhan yang menyertai kita adalah kesetiaan yang memulihkan. Membawa kembali umat-Nya masuk dalam rencana Allah. Yunus ada di perut ikan tiga hari tiga malam karena ketidaktaatannya, tapi kesetiaan Tuhan menjaganya. Ketika Yesus diminta tanda orang Farisi bahwa Dia Juruselamat, Yesus berkata tidak ada tanda lain selain tanda nabi Yunus. Gambaran tiga hari tiga malam Anak Manusia--Yesus akan ada di perut bumi. Ini bukti kesetiaan Tuhan. Titik kegagalan manusia justru dipakai Tuhan menjadi satu titik sebuah terobosan, memberi kesempatan baru.