Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 18 Januari 2026 Oleh Pdt. Andrew M. Assa
Tuhan tidak pernah terpaksa memelihara hidup kita, Tuhan sangat bertanggung jawab. Sedang macet, ruwet, stagnan? Mungkin kondisi perekonomian kita sedang stagnan. Situasi geopolitik membuat dunia kuatir dengan perang. Alkitab sudah menuliskan semua sejarah di masa lalu dan masa depan kita. Apa yang sedang terjadi adalah penggenapan Yeremia 49:34-35, Yehezkiel 38, 39. Elam anak Sem (cucu Nuh) tinggal di Mesopotamia (Iran modern). Tuhan patahkan busur Elam. Busur bicara tentang kekuatan. Allah yang berfirman di luar lini masa kita, jadi Dia tahu tentang segala sesuatu. Yehezkiel 38:3,6, ketika kekuatan Elam dipatahkan, banyak bangsa akan menyertainya. Aliansinya Rusia (Gog), Mesekh dan Tubal (Turki). Ayat 10-12, umat Israel mereka hidup sepertinya tanpa tembok. Ketika bangsa-bangsa ini dan aliansinya mulai menyerang: ayat 14-15, penggenapan-penggenapan dari firman Allah akan bermuara ke satu perang yang besar yang ditakuti oleh bangsa-bangsa. Secara geografis kita jauh, tapi imbasnya sampai di sini, pada perekonomian dunia, situasi yang makin sukar.
Kalau sedang menghadapi ini bagaimana sikap kita?