Kasih Karunia Yang Menyertai Kita

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 23 Mei 2021 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Matius 3:11, “Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.” Manusia bisa membaptis dengan air, tetapi Yesus sendiri yang membaptis dengan Roh Kudus. Kepenuhan Roh Kudus ada ketika kita percaya Yesuslah yang membaptis dengan Roh Kudus. Markus 1:8, ketika kita percaya, kita ijinkan Roh Kudus berdiam, Yesus akan penuhkan sehingga kita tenggelam di dalam Roh-Nya. 

Kenaikan-Nya Jaminan Kita

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 16 Mei 2021 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Ibrani 6:19-20 [Indonesian Modern Bible] - Pengharapan yang kita miliki itu seperti jangkar yang kuat dan aman bagi jiwa kita, yang menjangkau masuk sampai ke balik tirai Ruang Mahakudus, di mana YESUS telah masuk sebagai Perintis bagi kita, ketika Dia menjadi Imam Besar sampai selama-lamanya menurut peraturan Melkisedek.

Ketika Yesus naik ke sorga, Ia duduk di sebelah kanan tahta Allah, Ia menjadi Pensyafaat kita, mendoakan kita. Pengharapan kita kepada Tuhan Yesus seperti jangkar bagi kita. Jangkar selalu terhubung dengan kapalnya. Kita adalah subyeknya, kita mengalami keuntungannya, jangkar yang kuat dan aman yang menjangkau sampai Ruang Mahakudus. Setiap kita punya kepastian, Yesus yang merintis bagi kita. Ia menjadi Imam Besar sampai selama-lamanya menurut peraturan Melkisedek. Kita boleh saja mengalami fakta yang buruk, tapi ingat, Tuhan adalah Jaminan kita.

Keutuhan Adalah Anugrah-Nya Untuk Kita

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 2 Mei 2021 – Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Seorang yang mau bersandar pada janji Allah bukan berarti orang yang pasrah dan menyerah, dia tidak menyerah pada keadaan, tapi dia menyerah kepada Allah. Ketika Allah bekerja, itu lengkap dan utuh atas roh, jiwa, dan tubuh kita. Keutuhan adalah anugrah-Nya untuk kita. Itu sebabnya ketika kita mau bersandar pada janji Allah, kita dihidupkan, dibangkitkan oleh janji Allah.

Sesungguhnya Ia Tahu Jalan Hidupku

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu, 9 Mei 2021 Oleh Pdm. Yohanes Budi

Kejadian 22:13, 14, “Lalu Abraham menoleh dan melihat seekor domba jantan di belakangnya, yang tanduknya tersangkut dalam belukar. Abraham mengambil domba itu, lalu mengorbankannya sebagai korban bakaran pengganti anaknya. Dan Abraham menamai tempat itu: "TUHAN menyediakan"; sebab itu sampai sekarang dikatakan orang: "Di atas gunung TUHAN, akan disediakan."

Tuhan mengijinkan Abraham mengalami ujian. Allah ingin ketaatan yang Abraham kerjakan penuh hingga akhir, tidak setengah-setengah. Untuk mempersembahkan Ishak, Abraham menyiapkan semuanya. Mereka menempuh 3 hari perjalanan. Ini bukan hal mudah. Tapi Tuhan ingin Abraham lebih mengutamakan Tuhan, dibanding anaknya. Untuk Abraham yang berumur lebih dari 100 tahun, berjalan 3 hari di gunung, butuh usaha keras. Dia melakukan dengan sungguh-sungguh dan Allah bertanggung jawab menggantikan korban. Abraham cukup melakukan bagiannya, taat melakukan perintah Tuhan sepenuhnya.

Saat ujian sedang datang, sikap apa yang harusnya kita miliki?

Kelegaan Sejati Bagi Yang Lelah

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 25 April 2021 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Keluaran 20:8, “Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat:”, saat beribadah, kita memprioritaskan dan menguduskan hari Sabat. Ini bukan soal peraturan. Kejadian 2:2,3, pada hari ketujuh, Allah berhenti dari pekerjaanNya. Allah tidak capek, tetapi Dia berhenti untuk memberkati ciptaan-Nya. Keluaran 20:11, “Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya” Tuhan memberkati hari Sabat dan menguduskannya. Demikian juga saat umat-Nya berhenti di hari Sabat, akan terima berkat dan pengudusan-Nya.