Jadi Ciptaan Baru Di Dalam Perjanjian Baru

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 16 April 2023 - Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Kadangkala pemikiran menjadi ciptaan baru adalah menjadi menderita, perlu kita singkirkan. Karena Tuhan menyediakan jauh lebih banyak dari yang kita doakan. Saat menjadi ciptaan baru, Tuhan mengerjakan rencana-Nya dari dalam. 2 Korintus 3:1-3, saat setiap kita percaya pada perjanjian baru, Tuhan punya rencana. Ada sesuatu yang Tuhan tuliskan. (Ayat 3) “Karena telah ternyata, bahwa kamu adalah surat Kristus, yang ditulis oleh pelayanan kami, ditulis bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh dari Allah yang hidup, bukan pada loh-loh batu, melainkan pada loh-loh daging, yaitu di dalam hati manusia.” Perjanjian baru adalah kuasa Allah. Tugas kita menyuarakan kuasa Allah

New Covenant (Perjanjian Baru)

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Ibadah Paskah 9 April 2023 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Allah kita adalah Allah yang rela mati untuk menbus dosa kita, tetapi Allah juga hidup. Hidup lama kita dimatikan di dalam Yesus, kita jadi satu dengan kematian-Nya dan kebangkitan-Nya. Tidak hanya terjadi besok di sorga, tetapi juga di bumi. Inilah Perjanjian Baru yang disampaikan-Nya. Perjanjian Baru adalah kuasa Allah yang bekerja dalam hidup kita.

Yeremia 31:31,32, tidak ada satu pun manusia yang sanggup menjalankan hukum Taurat, bahkan Musa sekalipun.

Memandang Melampaui Apa Yang Bisa Kita Lihat

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 26 Maret 2023 - Pdt. Peterus Rediwan

Mata kita memiliki keterbatasan. Tidak bisa terbuka dalam jangka waktu lama, harus berkedip. Kadang ada pandangan yang menipu karena keterbatasan itu. Apa yang kita lihat pun mempengaruhi pikiran. Itu sebabnya, dalam menjalani kehidupan, tidak selamanya kita menggunakan mata jasmani kita. Kita memerlukan mata rohani yang mampu memandang melampaui apa yang kita lihat.

Hidup Meneladani Kristus

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 2 April 2023 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Ketika kita menjadi seorang yang bisa melihat rencana Allah, ingat, kita ditempatkan untuk menjadi berkat. Waktu kita masuk dalam rencana Tuhan, kita setia, mulai taat firman Allah, bukan berarti kita lebih baik dari orang lain. Jangan terjebak itu hanya menjadi atribut--sesuatu yang kita pakai, kemudian kita merasa aku sudah memakai pakaian kebenaran dan mulai menuding yang lain. Bukan. Kita ditempatkan, dipanggil, dipilih, dan dikuduskan justru untuk menjadi berkat, berfungsi menjadi terang dan garam.

Anugerah Sejati (Chesed ve emet)

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 19 Maret 2023 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Ketika pohon ditanam di tanah yang tepat, digarap oleh penggarap yang tepat maka pohon yang tadinya tidak berbuah, kemudian mulai berbuah, lebih banyak berbuah dan akhirnya berbuah banyak. Kita ingin menjadi sama seperti Kristus, tetapi berapa banyak kali kita berpikir mana bisa berubah? Ingat, kuasa berubah itu sebenarnya adalah milik Tuhan dan sejak awal penciptaan, Tuhan ciptakan kita untuk hidup makin lama makin baik. Secara alamiah, sel-sel tubuh kita setiap saat ada yang mati dan saat itu juga ada sel baru yang menggantikannya. Hidup kita sebetulnya ada mekanisme selalu diperbaharui, selalu dipulihkan. Ini adalah pola pikirnya Allah. Anugerah sejati, Yohanes 1:14, Yesus adalah kasih karunia (chesed) dan kebenaran (emet). Kabar baiknya, ketika kita terima anugerah yang sejati, anugerah sejati ini mengubahkan.