Satu Malam Bersama Raja

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 11 Juni 2023 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Matius 25:9. Kisah ini tentang sepuluh anak dara, lima bijak dan lima bodoh. Ketika pengantin datang, pelita mereka sudah mulai padam. Lima anak dara yang bijak punya pelita dan persediaan minyak, lima yang bodoh tidak punya persediaan minyak. Ketika yang bodoh minta sedikit minyak, yang bijaksana berkata, buy for yourselves [KJV]. Belilah minyak untuk diri sendiri, bicara tentang milikilah minyak untuk dirimu sendiri, perjumpaan, keintiman untuk dirimu sendiri. Ketika kita dekat dengan Tuhan, bergantung pada Tuhan, menantikan Tuhan, ingat, itu untuk diri sendiri; bukan soal dipamerkan. Ketika kita penuh firman, meresponi masalah sesuai dengan firman Allah, keuntungannya untuk diri kita sendiri, bukan supaya kita menjadi lebih dari orang lain. Ketika penuh dengan Roh Kudus dan ijinkan hidup dipimpin Roh Kudus, ingat, bukan berarti kita lebih baik dari orang lain. Selama ada waktu, jalin hubungan dengan Tuhan, itu untuk diri kita sendiri. Mengertilah isi hati Tuhan.

Walk With Him

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 4 Juni 2023 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Waktunya akan dipersingkat karena orang percaya. Tanda zaman Tuhan hampir datang. Pengalaman setiap hari dengan Tuhan akan menyempurnakan kita. Pengalaman menanti Tuhan adalah pengalaman pribadi. 2 Samuel 18:24 -  Adapun Daud duduk di antara kedua pintu gerbang sedang penjaga naik ke sotoh pintu gerbang itu, di atas tembok. Ketika ia melayangkan pandangnya, dilihatnyalah orang datang berlari, seorang diri saja. Peristiwa ketika Daud duduk seorang diri ketika dia sedang dikudeta oleh anaknya sendiri. Daud tetap duduk di posisinya menantikan Tuhannya sendirian. Punyalah pengalaman pribadi. Tuhan bisa berikan terobosan. Mulailah berdoa, nantikan Tuhan secara pribadi.

Siapakah Yesus Menurut Pandanganmu?

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 21 Mei 2023 – Oleh Pdt. Henny M. Assa

Pandangan kita terhadap Yesus menyatakan percaya/iman kita terhadap Yesus. Cara kita memandang Yeus akan menentukan apa yang akan kita terima dari Dia. Karena itu adalah iman kita. Cara memandang itu menentukan seberapa dekat kita dengan Dia dan sejauh mana kita mengenal Dia.

Markus 8:27-29 - [8:27] Kemudian Yesus beserta murid-murid-Nya berangkat ke kampung-kampung di sekitar Kaisarea Filipi. Di tengah jalan Ia bertanya kepada murid-murid-Nya, kata-Nya: "Kata orang, siapakah Aku ini?" [8:28] Jawab mereka: "Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia, ada pula yang mengatakan: seorang dari para nabi." [8:29] Ia bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?" Maka jawab Petrus: "Engkau adalah Mesias!"

Jawaban-jawaban mereka berbeda, tergantung dari cara pandang mereka terhadap Yesus. Siapakah Yesus bagimu?

Leaded and Reminded

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Ibadah Pentakosta, 28 Mei 2023 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Lima puluh hari Pentakosta pertama 3.000 orang mati. Pentakosta sesudah Yesus bangkit, Roh Kudus dicurahkan. Tiga ribu orang diselamatkan dari semua bangsa yang tadinya tidak tahu firman Allah, mereka hanya bergantung waktu mendengar firman disampaikan, Roh Kudus bekerja. Ketika kita coba andalkan kekuatan kita sendiri hasilnya binasa, tapi ketika mau bersandar pada kekuatan Allah hasilnya kita akan diselamatkan, terima terobosan, menikmati kebangkitan yang Tuhan kerjakan. Ijinkan Roh Kudus itu memimpin dan mengingatkan kita untuk masuk dalam rencana-Nya.

Yohanes 14:16 - Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,

Komitmen Dengan Tuhan

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu siang, 14 Mei 2023 - Oleh Pdt. Daniel H. P. Rahardjo

Definisi komitmen adalah perjanjian atau keterikatan untuk melakukan sesuatu atau kontrak. Komitmen juga dapat diartikan sebagai suatu pernyataan atau janji untuk melakukan sesuatu secara konsisten dan bertanggung jawab. Komitmen biasanya dilakukan untuk mencapai tujuan atau untuk memenuhi kewajiban. Contoh kita punya cita-cita dalam hal belajar, kita akan punya tekad dan target untuk mencapai itu. Orang yang tidak memiliki komitmen biasanya tidak fokus, tidak disiplin, hidup serampangan.

Bagaimana komitmen kita kepada Tuhan?