Seirama Dengan Tuhan Memberkati Negara

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Ibadah Kemerdekaan - Minggu Pagi, 18 Agustus 2024 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

 

Bersyukur kalau para pendiri bangsa sudah meletakkan satu dasar yang benar-benar sangat nasionalis. Misalnya sila pertama bukan merujuk pada salah satu keyakinan. Daniel 10:14 - Lalu aku datang untuk membuat engkau mengerti apa yang akan terjadi pada bangsamu pada hari-hari yang terakhir; sebab penglihatan ini juga mengenai hari-hari itu." Tuhan mau memberikan pewahyuan-Nya supaya kita mengerti. Memang secara sempit Daniel dipakai untuk menubuatkan umat Tuhan. Tapi bagi kita--orang Indonesia-- apa yang akan terjadi bagi bangsa Indonesia di hari-hari terakhir. Sebab apa yang dinubuatkan dalam Daniel 10 sebetulnya penggenapannya di akhir zaman. Tuhan berfirman, memberikan pewahyuan untuk bangsa kita juga.

Korban Yang Sempurna

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 11 Agustus 2024 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

 

Ibrani 8:7-12 - Sebab, sekiranya perjanjian yang pertama itu tidak bercacat, tidak akan dicari lagi tempat untuk yang kedua.... Perjanjian pertama ketika Tuhan memberikan hukum Taurat. Perjanjian pertama bercacat pengertiannya ketika perjanjian pertama diberikan tidak ada satu umat pun yang sanggup melakukannya. Bahkan Musa yang membawa perjanjian pun gagal masuk tanah perjanjian. Ayat 9, Tuhan sendiri memegang tangan umat-Nya membawa keluar dari tanah Mesir. Sekalipun lewat padang gurun ada penyertaan Tuhan. Tapi ketika Tuhan sudah berikan penyediaan, umat-Nya tidak setia. Ayat 10, perjanjian yang baru, lebih daripada sekadar aturan hukum Taurat, Tuhan sendiri yang taruhkan firman-Nya dalam akal budi dan menuliskan dalam hati kita sehingga kita bisa memahami dan mengimani firman Allah. Kita memang masih menghadapi kesusahan, tapi Tuhan akan bertanggung jawab atas hidup kita. Ayat 11, biarlah kita bukan hanya sekadar tahu tentang Tuhan Yesus, tapi kita kenali Dia. Ayat 12, Tuhan tahu masa lalu kita, tapi Tuhan tidak lagi mengingat kesalahan dan dosa-dosa kita. Dia bukan Allah yang membangkit-bangkit.

 

Takluk Pada Tuhan = Terhubung Dengan Kuasa

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 28 Juli 2024 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

 

Yeremia 17:5-6 - Beginilah firman TUHAN: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN! Ia akan seperti semak bulus di padang belantara, ia tidak akan mengalami datangnya keadaan baik; ia akan tinggal di tanah angus di padang gurun, di negeri padang asin yang tidak berpenduduk. Terkutuk punya pengertian orang itu sedang berjalan makin lama makin turun. Ingat, semua yang di dalam dunia mengalami degradasi (penyusutan nilai). Kekuatan kita juga ada penyusutan, yang tadinya kuat lama-lama jadi tidak kuat. Pikiran yang tadinya cerdas bisa juga berkurang kemampuannya. Itu sebabnya kalau mengandalkan semua yang jasmani, orang itu sedang berjalan makin lama makin turun.

 

Kabar baiknya,

Menjadi Baru

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 4 Agustus 2024 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

 

Surya kebenaran akan terbit. Maleakhi 4:2 - Tetapi kamu yang takut akan nama-Ku, bagimu akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya. Kamu akan keluar dan berjingkrak-jingkrak seperti anak lembu lepas kandang.

 

Yesaya 59:1-2 - Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu. Berapa banyak kali setelah melihat ayat ini kita berpikir bagaimana surya kebenaran akan terbit atas hidup saya karena saya masih di bumi, dan merasa tertuduh dengan dosa. Kita merasa sepertinya tidak punya pertolongan karena saya adalah orang berdosa sehingga doa tidak terjawab. Ayat 14, hukum sudah terdesak ke belakang, keadilan berdiri jauh-jauh, kebenaran sepertinya tersandung di tempat umum. Kabar baiknya, ayat 15 Tuhan tetap lihat, Tuhan tetap tahu. Tapi surya kebenaran tetap terbit. Buktinya ayat 16 [FAYH] - ... Sebab itu Ia sendiri bertindak untuk menyelamatkan kamu dengan kekuatan-Nya dan keadilan-Nya (kebenaran-Nya). His righteous punya pengertian dengan kebenaran-Nya. Kita ada dalam situasi yang rasanya hukum terdesak jauh-jauh, kebenaran rasanya jauh dalam komunitas kita, keadilan sepertinya tersandung, tapi Tuhan sendirilah yang akan membantu dengan kekuatan-Nya dan kebenaran-Nya. Yesaya 59 diakhiri dengan ayat 21 - Adapun Aku, inilah perjanjian-Ku dengan mereka, firman TUHAN: Roh-Ku yang menghinggapi engkau dan firman-Ku yang Kutaruh dalam mulutmu tidak akan meninggalkan mulutmu dan mulut keturunanmu dan mulut keturunan mereka, dari sekarang sampai selama-lamanya, firman TUHAN. Kita mungkin punya ketakutan-ketakutan tentang masa depan, tapi responi keadaan dengan firman yang kita imani. Daniel 12:3, orang bijaksana adalah orang yang ijinkan firman ada dalam hidupnya. Saat responi firman, surya kebenaran akan terbit, engkau adalah bintang yang sedang bercahaya. Filipi 2:15. Tuhan bertindak dengan kekuatan dan kebenaran-Nya. Surya kebenaran akan terbit, dan firman menjadikan kita baru, Maleakhi 4:2.

Kemuliaan Di Balik Tantangan

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Siang, 21 Juli 2024 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

 

Yohanes 8:44. Iblis adalah bapaknya segala dusta. Iblis itu penipu sejak awal zaman. Kita punya Yeshua (Juruselamat) Hamasiah (the life giver/pemberi kehidupan). Apapun yang sudah mati, Yesus sanggup hidupkan. Bukti iblis penipu dari awal zaman: Kejadian 3:1. Iblis merasuki ular dan berkata: "Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?" fakta yang diputarbalikkan iblis. Firman Allah katakan Kejadian 2:16-17 - Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: "Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.” Seringkali "kebenaran" yang iblis lemparkan membuat kita berpikir, misal kalau Allah itu baik kenapa ada orang cacat, kenapa keadaanmu masih seperti ini, dsb. Tujuan iblis menipu untuk membunuh dan membinasakan. Firman harus jadi iman, jangan jadi pengetahuan. Kadang kala Tuhan ijinkan ada tantangan. Allah tidak ciptakan kematian, kematian akibat manusia tidak taat. Di taman Eden ada dua pohon, pohon kehidupan dan pohon pengetahuan. Ada prioritas, prioritasnya Allah pohon kehidupan supaya kita hidup dan memiliki pikiran Kristus. Saat makan dari pohon kehidupan kita hidup dan memiliki pikiran Kristus. Karena itu percayalah firman Allah.