on on Hits: 519

Ringkasan khotbah Minggu pagi, 21 April 2024 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

 

Yesaya 55:10 - Sebab seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, memberikan benih kepada penabur dan roti kepada orang yang mau makan,

 

Hujan Firman yang memberkati. Ketika firman disampaikan firman tidak pernah kembali kepada Tuhan dengan sia-sia. Jangan bosan mengimani firman Allah. Jangan bosan melakukan firman. Firman akan membasahi hidup seperti hujan mengairi bumi membuat subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan dan memberikan benih bagi yang mau menabur. Tidak pernah rugi mengimani firman, apapun kondisi kita, imani dan perkatakan firman. Apapun, kesempatan, kondisi yang kita terima itu adalah benih. Krisis adalah kesempatan bagi orang yang mau menabur. Karena ada juga orang yang tidak mau menabur, hanya mengkonsumsi saja. Bandingkan dengan yang ditulis ulang oleh rasul Paulus. 2 Korintus 9:10 - Ia yang menyediakan benih bagi penabur, dan roti untuk dimakan, Ia juga yang akan menyediakan benih bagi kamu dan melipatgandakannya dan menumbuhkan buah-buah kebenaranmu; Tuhan menyediakan benih. Tuhan tahu kita punya kebutuhan-kebutuhan, tapi  kabar baiknya Tuhan sediakan benih dan melipat gandakan. Benih kalau hanya di tangan dan disimpan tidak akan mengalami pelipatan gandaan. Kalau benih dilepaskan saat ini kelihatannya berkurang tapi proses pelipatgandaannya sedang terjadi. Petani selalu menaburkan benih dengan pengharapan. Saat kita menabur, Tuhan menolong kita. Tuhan yang membuat kita sehat dan diberkati. Hidup ini adalah berkat.

 

Tuhan ingin kita punya mental menabur. Apa yang harus ditabur?

on on Hits: 502

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 14 April 2024 Oleh Pdt. Henny M. Assa

 

Hujan firman yang memberkati. Yesaya 55:10-11. Allah menyamakan firman-Nya dengan hujan dan salju yang melaksanakan tujuannya ketika turun ke bumi, maka ketika firman Tuhan disampaikan firman akan melaksanakan tugasnya, apa yang dikehendaki oleh Allah dan firman itu akan berhasil.

 

Berbahagialah setiap kita yang merenungkan firman Tuhan karena kita akan mengalami keberhasilan (prosperity)

on on Hits: 804

Ringkasan Khotbah Ibadah Paskah (sore), 31 Maret 2024 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

 

Kebangkitan yang melahirkan ada perbedaan, melahirkan sesuatu yang baik atau melahirkan sesuatu yang buruk. Rupanya dalam peristiwa kebangkitan Yesus ada yang melahirkan manusia baru dan ada yang melahirkan dusta. Matius 28:11-15. Kalau kuasa kebangkitan Kristus tinggal dalam kita, kuasa itu sanggup melakukan banyak hal yang luar biasa. Jangan keluar dari Yesus, ijinkan Yesus ada dalam kita. Kubur saja tidak bisa menahan kuasa kebangkitan, sehingga waktu itu para penjaga prajurit Romawi melaporkan pada para imam bahwa kubur sudah terbuka dan kosong. Mereka bersepakat menyebarkan  berita dusta. Kuasa kebangkitan Yesus bagi kita melahirkan apa dalam hidup kita? Biarlah kita percaya kebangkitan Yesus melahirkan manusia yang baru dan kuasa kebangkitan itu mengubahkan hidup kita.

on on Hits: 429

Ringkasan Khotbah Ibadah Jumat Agung, 29 Maret 2024 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

 

Yesus menebus kita dari dosa dengan lunas. Lunasnya bukan oleh darah salah satu rasul yang paling hebat, bukan oleh darah malaikat, namun oleh darah-Nya sendiri. Pengertian lunas bukan hanya ditebus, tapi ada kuasa Kristus yang memperlengkapi kita. Wahyu 5:9 - Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: "Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya; karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa. Di dalam Kerajaan Sorga ada satu nyanyian yang dinaikkan oleh orang-orang percaya.Yang disebut Engkau adalah Sang Anak Domba yaitu Yesus yang lahir di Migdal-Eder kandang khusus domba korban yang dipersiapkan untuk disembelih di Bait Allah, di Yerusalem. Yesus Anak Domba Allah yang tersembelih. Dengan darah Yesus sendiri, kita sudah dibeli dari tiap suku, bahasa (dialek), dan bangsa. Dan harga pembeliannya terlalu mahal, itulah anugerah (pemberian cuma-cuma, sangat berharga, tak ternilai). Sebetulnya karena jatuh dalam dosa, kita menerima kutuk. Ulangan 28, ayat 1-14 ada 14 berkat bagi orang yang taat dan ayat 15-68 ada 54 kutuk bagi orang yang tidak sungguh-sungguh mendengarkan suara Tuhan dan tidak melakukan dengan setia. Ulangan 28:68, Tuhan akan membawa mereka kembali pada posisi awal jadi budak namun tidak ada yang mau beli karena tidak layak. Wahyu 5:9, Yesus rela disembelih supaya dengan darah-Nya Dia beli semua orang bagi Allah.

on on Hits: 560

Ringkasan Khotbah Minggu Siang, 24 Maret 2024 Oleh Pdt. Iwan Artiyanto.

 

Matius 14:22-33. Ayat 23 - Setelah itu Ia naik ke sebuah bukit untuk berdoa. Hari sudah malam ketika murid-murid-Nya mengalami kesukaran di tengah danau. Mereka dilanda angin ribut dan harus bergumul melawan gelombang yang besar [FAYH].... Peristiwa ini terjadi di danau Galilea. Setelah Yesus memberi makan 5.000 orang, Dia berikan perintah kepada murid-murid supaya bertolak ke seberang dari Betsaida ke Kapernaum. Dalam perjalanan, perahu mereka dihantam angin ribut. Angin ini berlawanan dengan arah mereka. Mereka ada dalam kesukaran, tantangan. Setelah Yesus perintahkan orang-orang banyak pulang. Yesus seorang diri berdoa. Perahu bicara tentang perjalanan hidup, usaha dll. Bisa terjadi hal yang baik atau buruk. Mereka ada dalam situasi kesukaran, dalam masalah. Dalam kehidupan kita tak lepas dari tantangan. Apakah kesukaran yang mereka alami karena kesalahan mereka? Tidak, mereka taat pada perintah Yesus. Ketika kita dalam kesukaran:

Pesan Gembala

Ps. Andrew M. Assa

PESAN GEMBALA 2026

Di akhir 2025 artinya seperempat dari abad 21 telah kita lampui. Ada kemajuan teknologi yang kita bisa saksikan dan alami yang membuat kita kewalahan mengikutinya tetapi di sisi lain begitu tergantung kepadanya. Selain itu, tetap saja ada keterbatasan dari semua kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk bisa menjaga keamanan dan keselamatan manusia. Hidup dan mati tiap manusia tidak bisa diprediksi dengan seberapa akrabnya dia dengan teknologi keselamatan itu.

Di awal tahun 2025 Kecerdasan buatan (Artificial Intelegence) terus mengalami perkembangan pesat. Pada Januari 2025, beberapa perusahaan teknologi besar meluncurkan model AI terbaru yang lebih canggih dan efisien. DeepSeek AI, OpenAI, dan Google DeepMind bersaing dalam menghadirkan model bahasa yang lebih kuat dengan kemampuan multimoda. Sementara itu, penggunaan AI dalam kehidupan sehari-hari semakin meluas, mulai dari otomatisasi pekerjaan hingga integrasi dalam perangkat pintar rumah tangga. Tidak heran bahkan sampai anak-anak kecil sangat mahir sekali menggunakan Gemini di telepon selular untuk mengerjakan Pekerjaan Rumah (PR) mereka, daripada bersusah payah mencari literatur.

Pada tanggal 21 April 2025, pemimpin umat Katolik Paus Fransiskus meninggal di Vatikan. Dan bulan Mei 2025, Kardinal Robert Francis Prevost dari Amerika Serikat, terpilih menggantikan Paus Fransiskus yang wafat bulan sebelumnya, dikenal sebagai Paus Leo XIV sebagai pemimpin baru Gereja Katolik.

Pada 25-28 Agustus, di Indonesia terjadi demonstrasi besar buruh dan mahasiswa di depan Gedung DPR/MPR menuntut pembubaran DPR, penolakan kenaikan gaji anggota DPR, dan kebijakan perburuhan lebih baik, yang berujung ricuh dan korban tewasnya pengemudi ojek online. 

Di penghujung November 2025, bencana banjir dan tanah longsor melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Senin (22/12/2025) pukul 08.00 WIB, bencana ini telah mengakibatkan 1.090 orang meninggal, 186 orang hilang, dan sekitar 7 ribu orang terluka.

Semua peristiwa terjadi silih berganti, belum lagi kalau berbicara kecelakaan moda transportasi. Tanggal 29 Januari 2025 terjadi tabrakan antara pesawat komersil American Eagle 5342 yang hendak mendarat di Bandara Ronald Reagen, Washington. Tragisnya, bertabrakan justru dengan helikopter Sikorsky UH-60 Black Hawk milik Angkatan Darat AS, dan terjadi di ibukota negara maju yang notabene begitu canggih sistem radar dan teknologi keamanan penerbangannya. Dalam kecelakaan tersebut seluruh awak dan penumpang kedua pesawat itu menjadi korban.

Belum lagi, 12 Juni 2025 terjadi kecelakaan pesawat Air India, Penerbangan 171 yang baru saja mengudara (setelah 30 detik lepas landas). Pesawat kemudian kehilangan daya angkat dan jatuh di blok Asrama B.J. Medical College, Amhmedabad. Ironisnya, pesawat tersebut terbilang pesawat baru Boeing 787-8 yang tidak pernah punya riwayat insiden kecelakaan yang besar. Menewaskan setidaknya 269 orang, 241 orang di dalam pesawat dan 28 orang di darat.

Belum lagi moda transportasi darat: kecelakaan di jalan, baik tunggal ataupun karambol, tabrak belakang. Dan beberapa hari menjelang Natal kecelakaan bus terjadi 22 Desember 2025, di Simpang Tol Krapyak Semarang yang memakan korban 16 jiwa. Justru terjadi sesudah pintu tol Kalikangkung dan setelah pergantian kru bus.

Peristiwa demi peristiwa terjadi di sekitar kita dan menbuat kita kewalahan untuk mencerna dan memahaminya, tidak ada tempat yang aman di dunia ini. Tidak ada satu moda transportasi yang kebal terhadap musibah dan celaka dan kita harus menggunakannya dalam keseharian. Tapi kabar baiknya, ada ajakan dari Juruselamat (Yesus) kepada kita Matius 11:28,29 Datanglah kepada-Ku kamu semua yang lelah, dan merasakan beratnya beban; Aku akan menyegarkan kamu. Ikutlah perintah-Ku dan belajarlah daripada-Ku. Sebab Aku ini lemah lembut dan rendah hati, maka kamu akan merasa segar. (BIMK) Dalam terjemahan bahasa Inggris CEV …I will give you rest. …and you will find rest. Tuhan akan memberi kita istirahat, kita akan menemukan tempat istirahat. Tawaran ini bukan bicara tentang besok di dalam kekekalan, tetapi justru ketika kita masih di dunia dan masih harus bekerja dan beraktivitas.

Bagi kita jemaat COTW tahun 2025 menjadi Tahun Kairos (Tahun Kebetulan Ilahi) bagi kita. Kebetulan Ilahi bukan hanya terbatas tentang berkat yang kita bisa lihat dan ukur, tetapi sebetulnya ada banyak Kebetulan Ilahi yang kita alami. Tuhan luputkan dari yang jahat atau celaka, Tuhan beri kesehatan dan kesempatan baru. Tuhan beri hikmat untuk ambil keputusan sehingga terhindar dari kebuntungan. Ataupun Tuhan ijinkan kita lewati lembah air mata, untuk kita melihat bahwa manusia hidup juga dari setiap Firman yang kita imani dan alami. Tuhan menyertai lewat semua peristiwa besar dan kecil, dan mendatangkan keberuntungan/keselamatan buat kita.

Memasuki tahun 2026, kita tetap dan justru membutuhkan penyertaan Tuhan, dan Dia janjikan memberi kita Pengurapan Baru (Fresh Annointing). Urapan itu bagai pelumas yang melumasi mesin agar tetap berjalan dengan lancar dan halus. Pelumas itu juga menjaga mesin dalam suhu optimal, sehingga tidak terlalu panas. Pelumas juga menjaga agar gesekan yang ada tidak melukai tiap bagian. Tetapi lebih dari itu, kita perlu mengenal bahwa Urapan Baru itu keluar dari Satu Pribadi Allah sendiri, Roh Kudus. Biarlah seluruh jemaat makin mengenali Pribadi itu secara personal, mengalami Roh Kudus bukan hanya sebagai bagian dari liturgi ibadah di gereja yang formal.   

Mengenal Roh Kudus lewat tiap sisi kehidupan kita yang dijamah dan diurapi oleh-Nya. Kita butuh sukacita, kita butuh ketulusan hati, kita butuh hikmat, kita butuh pimpinan dan pengajaran, namun kita juga butuh kelegaan, damai sejahtera dan keintiman. Kita butuh iman dan penyingkapan rahasia Ilahi dalam hidup ini. Mazmur 92:11 Tetapi Kautinggikan tandukku seperti tanduk banteng, aku dituangi dengan minyak baru; Marilah kita alami Tuhan Yesus Kristus lewati tahun 2026, dalam Pengurapan Baru (Fresh Annointing). 

Rhema Hari Ini

Maka janganlah kaukatakan dalam hatimu: Kekuasaanku dan kekuatan tangankulah yang membuat aku memperoleh kekayaan ini. Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, seperti sekarang ini.

Ulangan 8:17-18

Kekuatan untuk tetap bertahan dalam iman. Kemampuan untuk menikmati kelimpahan. Bahkan ketaatan untuk hidup saleh, semuanya hanya karena Anugrah TUHAN.