on on Hits: 329

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 18 Februari 2018 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Strategi besar Allah adalah untuk menyelamatkan kita, Allah begitu peduli pada kita, Allah ingin membangun hubungan dengan umat-Nya. Apakah kita mau meresponi atau tidak?

Allah telah memilih Daud seorang yang berkenan di hati-Nya dan yang melakukan kehendak-Nya (Kis. 13:22); dari pihak Daud, ia selalu menempatkan Tuhan di depannya. Mazmur 16:8 - I have set the LORD always before me: because he is at my right hand, I shall not be moved. [KJV].

Mazmur 16:9. Ketika Daud tempatkan Tuhan di depannya, Daud punya pengakuan “Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorak [my glory rejoiceth - KJV], bahkan tubuhku akan diam dengan tenteram”. Ayat ini dikutip oleh tabib Lukas dalam Kis. 2:26 - Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorak [my tongue was glad - KJV], bahkan tubuhku akan diam dengan tenteram.

Mazmur 16:10,11.

Ada janji perlindungan Tuhan ketika kita menempatkan Tuhan di depan kita, Tuhan beritahukan jalan kehidupan, pusat sukacita kita adalah Tuhan, bukan karena apa yang dilihat--karena yang dilihat bisa berubah.

on on Hits: 331

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 11 Februari 2018 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Strategi besar Allah adalah untuk menyelamatkan, lebih dari itu Tuhan ingin menjalin hubungan dengan umat-Nya, kita menikmati keintiman dengan Dia.

Kisah Para Rasul 13:22 - ... Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku.

Ketika dekat dengan hati Allah, punya kepercayaan yang benar maka kita akan punya kata-kata, dan tindakan yang benar. Tuhan ingin kita seirama dengan isi hati Tuhan, tapi ada umat yang punya irama berbeda.

Yeremia 23:1-7.

Kita semua adalah gembala. Tuhan pernah menegur para pemimpin, gembala--rupanya selama ini ada gembala yang menggembalakan domba-dombanya dan membuat tercerai-berai karena menggembalakan dengan otoritas yang membuat takut domba-dombanya. Ketika seseorang taat karena takut, maka ketaatannya itu hanya sementara dan tidak akan berlangsung lama.

on on Hits: 356

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 4 Februari 2018 - Oleh Pdt. Andrew M. Assa 

Allah ingin menyelamatkan kita dan lebih dari menjadi umat-Nya, Allah ingin menjalin hubungan dengan kita.

Mazmur 16:8 - I have set the LORD always before me....

Selalu tempatkan Tuhan di depan kita dalam segala hal bukan hanya untuk perkara-perkara besar. Daud selalu tempatkan Tuhan baik untuk peristiwa penting maupun dalam kesehariannya sebagai gembala domba. Saat Daud menghadapi Goliat, ia datang dengan nama Tuhan, bukan dengan kekuatannya, satu batu kecil dituntun Tuhan masuk di celah yang tidak tertutup di dahi dan Goliat mati.

Ada sepasang mata Tuhan yang memperhatikan hidup Daud. Walaupun tidak ada orang yang memperhatikan, Daud suka memuji Tuhan di padang saat menggembalakan domba. Hal itu diketahui perwiranya Saul yang menyuruh memanggil Daud untuk menyanyi di istana saat Saul kerasukan iblis.

Daud selalu tempatkan Tuhan di hadapannya dalam keseharian, Tuhan katakan Kisah Para Rasul 13:22 - ... I have found David the son of Jesse, a man after mine own heart [seorang yang dekat di hati-Ku], which shall fulfil all my will. [KJV]. Dalam terjemahan YLT dikatakan a man according my heart. Daud seorang yang detak jantungnya seirama dengan detak jantung Tuhan.

on on Hits: 369

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 28 Januari 2018 - Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Tuhan taruh perkara kekal dalam hidup kita, dan rencana Tuhan adalah agar hal itu memulihkan/memberkati banyak orang.

Pengkhotbah 3:11 - Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.

Kenapa ada orang yang tidak mengalaminya? Karena ada orang yang tidak meresponi firman Allah (Ibrani 4:2). Bagaimana perkara kekal bertumbuh dalam hidup kita, tergantung respon kita. 1 Tesalonika 5:9,10. Allah ingin kita diselamatkan lewat kematian-Nya. Tuhan beri roh yang kekal kepada manusia, tubuh dan jiwa satu kali akan kembali kepada debu, Tuhan punya perkara yang kekal. Allah tidak ingin manusia binasa. Yohanes 3:16.

on on Hits: 673

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 21 Januari 2018 - Oleh Pdt. Andrew M. Assa

2 Petrus 1:2 - Kasih karunia dan damai sejahtera melimpahi kamu oleh pengenalan akan Allah dan akan Yesus, Tuhan kita.

Grace and peace be multiplied .... - KJV. Kasih karunia dan damai akan bertambah banyak, bermultiplikasi. Waktu kita mengenal Allah dengan benar maka hidup kita akan dijaga oleh kebenaran Allah. Berapa banyak kali kita punya pengenalan yang keliru tentang Allah, kita suka berpikir Allah selalu mencari-cari kesalahan seperti seorang juri. Allah mencari orang benar, karena Allah ingin menyelamatkan.

Kejadian 18:26. Apa yang Allah cari di tengah kota Sodom dan Gomora yang jahat?

Pesan Gembala

Ps. Andrew M. Assa

PESAN GEMBALA 2026

Di akhir 2025 artinya seperempat dari abad 21 telah kita lampui. Ada kemajuan teknologi yang kita bisa saksikan dan alami yang membuat kita kewalahan mengikutinya tetapi di sisi lain begitu tergantung kepadanya. Selain itu, tetap saja ada keterbatasan dari semua kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk bisa menjaga keamanan dan keselamatan manusia. Hidup dan mati tiap manusia tidak bisa diprediksi dengan seberapa akrabnya dia dengan teknologi keselamatan itu.

Di awal tahun 2025 Kecerdasan buatan (Artificial Intelegence) terus mengalami perkembangan pesat. Pada Januari 2025, beberapa perusahaan teknologi besar meluncurkan model AI terbaru yang lebih canggih dan efisien. DeepSeek AI, OpenAI, dan Google DeepMind bersaing dalam menghadirkan model bahasa yang lebih kuat dengan kemampuan multimoda. Sementara itu, penggunaan AI dalam kehidupan sehari-hari semakin meluas, mulai dari otomatisasi pekerjaan hingga integrasi dalam perangkat pintar rumah tangga. Tidak heran bahkan sampai anak-anak kecil sangat mahir sekali menggunakan Gemini di telepon selular untuk mengerjakan Pekerjaan Rumah (PR) mereka, daripada bersusah payah mencari literatur.

Pada tanggal 21 April 2025, pemimpin umat Katolik Paus Fransiskus meninggal di Vatikan. Dan bulan Mei 2025, Kardinal Robert Francis Prevost dari Amerika Serikat, terpilih menggantikan Paus Fransiskus yang wafat bulan sebelumnya, dikenal sebagai Paus Leo XIV sebagai pemimpin baru Gereja Katolik.

Pada 25-28 Agustus, di Indonesia terjadi demonstrasi besar buruh dan mahasiswa di depan Gedung DPR/MPR menuntut pembubaran DPR, penolakan kenaikan gaji anggota DPR, dan kebijakan perburuhan lebih baik, yang berujung ricuh dan korban tewasnya pengemudi ojek online. 

Di penghujung November 2025, bencana banjir dan tanah longsor melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Senin (22/12/2025) pukul 08.00 WIB, bencana ini telah mengakibatkan 1.090 orang meninggal, 186 orang hilang, dan sekitar 7 ribu orang terluka.

Semua peristiwa terjadi silih berganti, belum lagi kalau berbicara kecelakaan moda transportasi. Tanggal 29 Januari 2025 terjadi tabrakan antara pesawat komersil American Eagle 5342 yang hendak mendarat di Bandara Ronald Reagen, Washington. Tragisnya, bertabrakan justru dengan helikopter Sikorsky UH-60 Black Hawk milik Angkatan Darat AS, dan terjadi di ibukota negara maju yang notabene begitu canggih sistem radar dan teknologi keamanan penerbangannya. Dalam kecelakaan tersebut seluruh awak dan penumpang kedua pesawat itu menjadi korban.

Belum lagi, 12 Juni 2025 terjadi kecelakaan pesawat Air India, Penerbangan 171 yang baru saja mengudara (setelah 30 detik lepas landas). Pesawat kemudian kehilangan daya angkat dan jatuh di blok Asrama B.J. Medical College, Amhmedabad. Ironisnya, pesawat tersebut terbilang pesawat baru Boeing 787-8 yang tidak pernah punya riwayat insiden kecelakaan yang besar. Menewaskan setidaknya 269 orang, 241 orang di dalam pesawat dan 28 orang di darat.

Belum lagi moda transportasi darat: kecelakaan di jalan, baik tunggal ataupun karambol, tabrak belakang. Dan beberapa hari menjelang Natal kecelakaan bus terjadi 22 Desember 2025, di Simpang Tol Krapyak Semarang yang memakan korban 16 jiwa. Justru terjadi sesudah pintu tol Kalikangkung dan setelah pergantian kru bus.

Peristiwa demi peristiwa terjadi di sekitar kita dan menbuat kita kewalahan untuk mencerna dan memahaminya, tidak ada tempat yang aman di dunia ini. Tidak ada satu moda transportasi yang kebal terhadap musibah dan celaka dan kita harus menggunakannya dalam keseharian. Tapi kabar baiknya, ada ajakan dari Juruselamat (Yesus) kepada kita Matius 11:28,29 Datanglah kepada-Ku kamu semua yang lelah, dan merasakan beratnya beban; Aku akan menyegarkan kamu. Ikutlah perintah-Ku dan belajarlah daripada-Ku. Sebab Aku ini lemah lembut dan rendah hati, maka kamu akan merasa segar. (BIMK) Dalam terjemahan bahasa Inggris CEV …I will give you rest. …and you will find rest. Tuhan akan memberi kita istirahat, kita akan menemukan tempat istirahat. Tawaran ini bukan bicara tentang besok di dalam kekekalan, tetapi justru ketika kita masih di dunia dan masih harus bekerja dan beraktivitas.

Bagi kita jemaat COTW tahun 2025 menjadi Tahun Kairos (Tahun Kebetulan Ilahi) bagi kita. Kebetulan Ilahi bukan hanya terbatas tentang berkat yang kita bisa lihat dan ukur, tetapi sebetulnya ada banyak Kebetulan Ilahi yang kita alami. Tuhan luputkan dari yang jahat atau celaka, Tuhan beri kesehatan dan kesempatan baru. Tuhan beri hikmat untuk ambil keputusan sehingga terhindar dari kebuntungan. Ataupun Tuhan ijinkan kita lewati lembah air mata, untuk kita melihat bahwa manusia hidup juga dari setiap Firman yang kita imani dan alami. Tuhan menyertai lewat semua peristiwa besar dan kecil, dan mendatangkan keberuntungan/keselamatan buat kita.

Memasuki tahun 2026, kita tetap dan justru membutuhkan penyertaan Tuhan, dan Dia janjikan memberi kita Pengurapan Baru (Fresh Annointing). Urapan itu bagai pelumas yang melumasi mesin agar tetap berjalan dengan lancar dan halus. Pelumas itu juga menjaga mesin dalam suhu optimal, sehingga tidak terlalu panas. Pelumas juga menjaga agar gesekan yang ada tidak melukai tiap bagian. Tetapi lebih dari itu, kita perlu mengenal bahwa Urapan Baru itu keluar dari Satu Pribadi Allah sendiri, Roh Kudus. Biarlah seluruh jemaat makin mengenali Pribadi itu secara personal, mengalami Roh Kudus bukan hanya sebagai bagian dari liturgi ibadah di gereja yang formal.   

Mengenal Roh Kudus lewat tiap sisi kehidupan kita yang dijamah dan diurapi oleh-Nya. Kita butuh sukacita, kita butuh ketulusan hati, kita butuh hikmat, kita butuh pimpinan dan pengajaran, namun kita juga butuh kelegaan, damai sejahtera dan keintiman. Kita butuh iman dan penyingkapan rahasia Ilahi dalam hidup ini. Mazmur 92:11 Tetapi Kautinggikan tandukku seperti tanduk banteng, aku dituangi dengan minyak baru; Marilah kita alami Tuhan Yesus Kristus lewati tahun 2026, dalam Pengurapan Baru (Fresh Annointing). 

Rhema Hari Ini

Maka janganlah kaukatakan dalam hatimu: Kekuasaanku dan kekuatan tangankulah yang membuat aku memperoleh kekayaan ini. Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, seperti sekarang ini.

Ulangan 8:17-18

Kekuatan untuk tetap bertahan dalam iman. Kemampuan untuk menikmati kelimpahan. Bahkan ketaatan untuk hidup saleh, semuanya hanya karena Anugrah TUHAN.