on on Hits: 304

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 18 Desember 2022 Oleh Pdt. Nelson Tamba

Efesus 3:21 - bagi Dialah kemuliaan di dalam jemaat dan di dalam Kristus Yesus turun-temurun sampai selama-lamanya. Amin.

Efesus 3:14-21 adalah doa Paulus. Ada banyak hal yang Tuhan perbuat kepada jemaat Efesus supaya mereka bisa mengerti tentang kekayaan kemuliaan Allah, betapa dalam, panjang dan lebar kasih Allah kepada mereka, betapa banyak yang telah Tuhan perbuat bagi mereka, Allah memperlengkapi mereka dengan pengenalan-pengenalan kepada Tuhan. Namun, dibalik semua yang telah Tuhan perbuat bagi mereka, ternyata supaya jemaat bisa memakai itu untuk kemuliaan nama Tuhan. Paulus berkata biar segala yang telah kamu nikmati, miliki, dan alami dari Tuhan, kamu gunakan itu bagi kemuliaan Allah. Apapun yang saya lakukan tujuannya untuk menyenangkan hati Tuhan. Kalau tokh Tuhan membentuk diri saya di luar kemampuan saya, di luar akal saya, kalau itu untuk memuliakan Tuhan, saya akan berkata, terserah Tuhan. Apapun yang saya lakukan dan alami kalau itu untuk memuliakan Tuhan dan Tuhan disenangkan, ya Tuhan lakukan, saya siap.

on on Hits: 277

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 11 Desember 2022 Oleh Pdt. Peterus Rediwan

Efesus 3:18-21 - [3:18] Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, [3:19] dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. [3:20] Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, [3:21] bagi Dialah kemuliaan di dalam jemaat dan di dalam Kristus Yesus turun-temurun sampai selama-lamanya. Amin.

Ayat  ini bicara tentang doa Paulus untuk jemaat di Efesus. Yang didoakan Paulus adalah supaya jemaat yang ada di Efesus bisa memahami dan mengenal kasih Tuhan. Aku berdoa punya pengertian  aku mau engkau diberikan kuasa, kekuatan untuk bisa mengenal, memahami, merasakan kasih Tuhan. Kenapa Paulus berdoa supaya kita diberi kekuatan?

on on Hits: 292

Ringkasan khotbah Minggu sore, 4 Desember 2022 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Efesus 3:21 - bagi Dialah kemuliaan di dalam jemaat dan di dalam Kristus Yesus turun-temurun sampai selama-lamanya. Amin. Kuasa yang besar itu tinggal dalam hidup kita. Ketika Tuhan kerjakan kuasa-Nya yang besar untuk kemuliaan Tuhan, bukan untuk kita. Syaratnya:

1. Ijinkanlah Tuhan bekerja di dalam kita.

2. Ijinkan Tuhan bekerja melalui kita.

3. Ikuti jalan Tuhan walaupun kadang tidak sesuai dengan keinginan kita.

on on Hits: 305

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 27 November 2022 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Yohanes 17:17 - Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran. Ini bagian dari doa Yesus ketika Yesus berdoa untuk kita. Firman Allah adalah kebenaran. Kebenaran = alethea (bahasa Yunani), kebenaran Allah, kebenaran yang hakiki. Kabar baiknya, Tuhan sendiri yang berdoa kepada Bapa, kuduskanlah mereka. Ketika mendengar firman dikuduskan oleh firman dan firman itu adalah kebenaran.

on on Hits: 352

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 20 November 2022 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Matius 14:13-20, sebelum menghadapi badai, Yesus memberi makan supaya mereka kuat menghadapi badai. Ketika kita beribadah, Dia sedang memberi lekhem (diberi makan). Dari kata lekhem turunannya lakhem = fight, berperang, Mazmur 23:5 - Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah. Bukan berarti saat Yesus jadi Gembala tidak ada musuh, Tuhan yang ijinkan musuh itu ada di hadapan kita. Kabar baiknya Tuhan sediakan hidangan.

Pesan Gembala

Ps. Andrew M. Assa

PESAN GEMBALA 2026

Di akhir 2025 artinya seperempat dari abad 21 telah kita lampui. Ada kemajuan teknologi yang kita bisa saksikan dan alami yang membuat kita kewalahan mengikutinya tetapi di sisi lain begitu tergantung kepadanya. Selain itu, tetap saja ada keterbatasan dari semua kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk bisa menjaga keamanan dan keselamatan manusia. Hidup dan mati tiap manusia tidak bisa diprediksi dengan seberapa akrabnya dia dengan teknologi keselamatan itu.

Di awal tahun 2025 Kecerdasan buatan (Artificial Intelegence) terus mengalami perkembangan pesat. Pada Januari 2025, beberapa perusahaan teknologi besar meluncurkan model AI terbaru yang lebih canggih dan efisien. DeepSeek AI, OpenAI, dan Google DeepMind bersaing dalam menghadirkan model bahasa yang lebih kuat dengan kemampuan multimoda. Sementara itu, penggunaan AI dalam kehidupan sehari-hari semakin meluas, mulai dari otomatisasi pekerjaan hingga integrasi dalam perangkat pintar rumah tangga. Tidak heran bahkan sampai anak-anak kecil sangat mahir sekali menggunakan Gemini di telepon selular untuk mengerjakan Pekerjaan Rumah (PR) mereka, daripada bersusah payah mencari literatur.

Pada tanggal 21 April 2025, pemimpin umat Katolik Paus Fransiskus meninggal di Vatikan. Dan bulan Mei 2025, Kardinal Robert Francis Prevost dari Amerika Serikat, terpilih menggantikan Paus Fransiskus yang wafat bulan sebelumnya, dikenal sebagai Paus Leo XIV sebagai pemimpin baru Gereja Katolik.

Pada 25-28 Agustus, di Indonesia terjadi demonstrasi besar buruh dan mahasiswa di depan Gedung DPR/MPR menuntut pembubaran DPR, penolakan kenaikan gaji anggota DPR, dan kebijakan perburuhan lebih baik, yang berujung ricuh dan korban tewasnya pengemudi ojek online. 

Di penghujung November 2025, bencana banjir dan tanah longsor melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Senin (22/12/2025) pukul 08.00 WIB, bencana ini telah mengakibatkan 1.090 orang meninggal, 186 orang hilang, dan sekitar 7 ribu orang terluka.

Semua peristiwa terjadi silih berganti, belum lagi kalau berbicara kecelakaan moda transportasi. Tanggal 29 Januari 2025 terjadi tabrakan antara pesawat komersil American Eagle 5342 yang hendak mendarat di Bandara Ronald Reagen, Washington. Tragisnya, bertabrakan justru dengan helikopter Sikorsky UH-60 Black Hawk milik Angkatan Darat AS, dan terjadi di ibukota negara maju yang notabene begitu canggih sistem radar dan teknologi keamanan penerbangannya. Dalam kecelakaan tersebut seluruh awak dan penumpang kedua pesawat itu menjadi korban.

Belum lagi, 12 Juni 2025 terjadi kecelakaan pesawat Air India, Penerbangan 171 yang baru saja mengudara (setelah 30 detik lepas landas). Pesawat kemudian kehilangan daya angkat dan jatuh di blok Asrama B.J. Medical College, Amhmedabad. Ironisnya, pesawat tersebut terbilang pesawat baru Boeing 787-8 yang tidak pernah punya riwayat insiden kecelakaan yang besar. Menewaskan setidaknya 269 orang, 241 orang di dalam pesawat dan 28 orang di darat.

Belum lagi moda transportasi darat: kecelakaan di jalan, baik tunggal ataupun karambol, tabrak belakang. Dan beberapa hari menjelang Natal kecelakaan bus terjadi 22 Desember 2025, di Simpang Tol Krapyak Semarang yang memakan korban 16 jiwa. Justru terjadi sesudah pintu tol Kalikangkung dan setelah pergantian kru bus.

Peristiwa demi peristiwa terjadi di sekitar kita dan menbuat kita kewalahan untuk mencerna dan memahaminya, tidak ada tempat yang aman di dunia ini. Tidak ada satu moda transportasi yang kebal terhadap musibah dan celaka dan kita harus menggunakannya dalam keseharian. Tapi kabar baiknya, ada ajakan dari Juruselamat (Yesus) kepada kita Matius 11:28,29 Datanglah kepada-Ku kamu semua yang lelah, dan merasakan beratnya beban; Aku akan menyegarkan kamu. Ikutlah perintah-Ku dan belajarlah daripada-Ku. Sebab Aku ini lemah lembut dan rendah hati, maka kamu akan merasa segar. (BIMK) Dalam terjemahan bahasa Inggris CEV …I will give you rest. …and you will find rest. Tuhan akan memberi kita istirahat, kita akan menemukan tempat istirahat. Tawaran ini bukan bicara tentang besok di dalam kekekalan, tetapi justru ketika kita masih di dunia dan masih harus bekerja dan beraktivitas.

Bagi kita jemaat COTW tahun 2025 menjadi Tahun Kairos (Tahun Kebetulan Ilahi) bagi kita. Kebetulan Ilahi bukan hanya terbatas tentang berkat yang kita bisa lihat dan ukur, tetapi sebetulnya ada banyak Kebetulan Ilahi yang kita alami. Tuhan luputkan dari yang jahat atau celaka, Tuhan beri kesehatan dan kesempatan baru. Tuhan beri hikmat untuk ambil keputusan sehingga terhindar dari kebuntungan. Ataupun Tuhan ijinkan kita lewati lembah air mata, untuk kita melihat bahwa manusia hidup juga dari setiap Firman yang kita imani dan alami. Tuhan menyertai lewat semua peristiwa besar dan kecil, dan mendatangkan keberuntungan/keselamatan buat kita.

Memasuki tahun 2026, kita tetap dan justru membutuhkan penyertaan Tuhan, dan Dia janjikan memberi kita Pengurapan Baru (Fresh Annointing). Urapan itu bagai pelumas yang melumasi mesin agar tetap berjalan dengan lancar dan halus. Pelumas itu juga menjaga mesin dalam suhu optimal, sehingga tidak terlalu panas. Pelumas juga menjaga agar gesekan yang ada tidak melukai tiap bagian. Tetapi lebih dari itu, kita perlu mengenal bahwa Urapan Baru itu keluar dari Satu Pribadi Allah sendiri, Roh Kudus. Biarlah seluruh jemaat makin mengenali Pribadi itu secara personal, mengalami Roh Kudus bukan hanya sebagai bagian dari liturgi ibadah di gereja yang formal.   

Mengenal Roh Kudus lewat tiap sisi kehidupan kita yang dijamah dan diurapi oleh-Nya. Kita butuh sukacita, kita butuh ketulusan hati, kita butuh hikmat, kita butuh pimpinan dan pengajaran, namun kita juga butuh kelegaan, damai sejahtera dan keintiman. Kita butuh iman dan penyingkapan rahasia Ilahi dalam hidup ini. Mazmur 92:11 Tetapi Kautinggikan tandukku seperti tanduk banteng, aku dituangi dengan minyak baru; Marilah kita alami Tuhan Yesus Kristus lewati tahun 2026, dalam Pengurapan Baru (Fresh Annointing). 

Rhema Hari Ini

Maka janganlah kaukatakan dalam hatimu: Kekuasaanku dan kekuatan tangankulah yang membuat aku memperoleh kekayaan ini. Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, seperti sekarang ini.

Ulangan 8:17-18

Kekuatan untuk tetap bertahan dalam iman. Kemampuan untuk menikmati kelimpahan. Bahkan ketaatan untuk hidup saleh, semuanya hanya karena Anugrah TUHAN.