Tersedia Untuk Lawatan Allah
Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 1 Mei 2022 Oleh Pdt. Andrew M. Assa
Lukas 19:44 - dan mereka akan membinasakan engkau beserta dengan pendudukmu dan pada tembokmu mereka tidak akan membiarkan satu batu pun tinggal terletak di atas batu yang lain, karena engkau tidak mengetahui saat, bilamana Allah melawat engkau." Ini adalah peringatan Yesus kepada orang-orang Yahudi yang mengabaikan lawatan Allah. Ketika mengabaikan maka akan alami kebinasaan. Yesus adalah Allah atas ruang dan waktu, Dia sudah lihat jauh ke depan. Kehadiran Yesus adalah bukti Allah melawat umat-Nya. Ayat 41-42, sebetulnya lawatan Allah menghasilkan damai sejahtera, tetapi hal itu tersembunyi kamu. Ketika kita responi lawatan-Nya Tuhan adalah Allah keselamatan kita, tetapi Dia juga Allah damai sejahtera kita. Ayat-ayat ini bukan ditujukan untuk mereka yang tidak mengetahui firman, para ahli Taurat bahkan bisa memberikan nasihat kepada Herodes waktu Yesus akan lahir, tapi yang datang ke Betlehem hanya orang majus dan para gembala. Ahli Taurat tahu firman tapi mereka tidak datang karena mereka tidak mau sambut lawatan Allah. Jangan hanya sekadar makin lama makin tahu firman tapi giliran menghadapi fakta yang diperkatakan faktanya. Bukankah ketika firman menjelma menjadi manusia bertabernakel/diam di antara kita (Yohanes 1)? Sebetulnya lawatan Allah tergantung apakah kita responi Dia?

