31 Januari 2022
melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
Allah menjelma menjadi manusia, agar di dalam DIA (Yesus) kita menjadi seperti DIA. Puji Tuhan.
melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
Allah menjelma menjadi manusia, agar di dalam DIA (Yesus) kita menjadi seperti DIA. Puji Tuhan.
Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing.
Kesombongan datang dengan harga yang mahal. Ketika kita tidak lagi menyadari bahwa semua hanya karena kasih karunia Allah saja.
dan rendahkanlah dirimu seorang kepada yang lain di dalam takut akan Kristus.
Kerendahan hati. Semakin kita merasa memilikinya, semakin kita tidak rendah hati. Namun, semakin kita fokus semuanya hanya tentang, dan karena Kristus, semakin kita serupa DIA.
"Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia." Ketika raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem.
Kesombongan Herodes bisa muncul dalam kita, saat segala sesuatu berpusat pada: diri kita, emosi, ego, prestasi, kesalehan dan harga diri kita. Bukan pada Kristus.
dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah.
DIA memasuki dunia bukan untuk menuntut kesetiaan kita tetapi untuk menunjukkan kasih sayang-Nya.