20 April 2019

Written by Andrew M. Assa.

Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia? 

Roma 8:32

Allah begitu mengasihi kita, sehingga IA lebih tega Yesus (Anak-Nya yang Tunggal) dibunuh untuk tebus kita. Haleluyah.

19 April 2019

Written by Andrew M. Assa.

Lalu Ia mengambil roti, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka, kata-Nya: "Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku."

Lukas 22:19

Roti perjamuan adalah roti jasmani, namun saat kita memakannya dengan iman itu menjadi persekutuan kita dengan tubuh rohani Kristus. Hasilnya, kuasa Ilahi-Nya terjadi atas kita.

17 April 2019

Written by Andrew M. Assa.

Simon, Simon, lihat, Iblis telah menuntut untuk menampi kamu seperti gandum, tetapi Aku telah berdoa untuk engkau, supaya imanmu jangan gugur. Dan engkau, jikalau engkau sudah insaf, kuatkanlah saudara-saudaramu." 

Lukas 22:31-32

Yesus tahu kelemahan dan keterbatasan Simon, tapi Yesus berdoa dan punya iman bahwa Petrus akan menang. Itulah kasih karunia Allah.

18 April 2019

Written by Andrew M. Assa.

Siapakah yang akan menggugat orang-orang pilihan Allah? Allah, yang membenarkan mereka? Siapakah yang akan menghukum mereka? Kristus Yesus, yang telah mati? Bahkan lebih lagi: yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah, yang malah menjadi Pembela bagi kita?

Roma 8:33-34

Saat kita terima kasih karunia Allah, kapanpun kita dituduh / tertuduh, Yesus menjadi Pembela kita.

16 April 2019

Written by Andrew M. Assa.

Kata Yesus kepada mereka: "Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.

Yohanes 6:35

Cara menyikapi kasih karunia Allah adalah menikmati-Nya dan ijinkan kuasa-Nya bekerja dalam kita.