on on Hits: 288

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 6 Desember 2020 – Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Ketika kita beriman seperti roh iman yang sama dengan Allah, perkatakan firman. Berapa banyak kali kita memperkatakan situasinya, bukan memperkatakan firman. Kejadian 1:1, ketika Allah ciptakan langit dan bumi sudah lengkap, utuh dan baik, tapi Kejadian 1:2 mengatakan bumi menjadi gelap dan tidak berbentuk. Kejadian 1:3 ketika Allah melihat ciptaan-Nya sudah gelap dan tidak berbentuk, kacau balau, Allah berkata: "Jadilah terang.” Adakah di antara kita sedang mengalami kegelapan dan kacau balau karena pandemi ini? Kita memiliki roh iman, tapi apa yang kita perkatakan, situasinya ataukah firman? 2 Korintus 4:7, sebenarnya dalam diri kita ada kuasa yang besar yang tersembunyi di dalam hidup tanah liat ini yaitu firman Allah, kenapa tidak kita perkatakan imannya Allah? Markus 11:22 dalam terjemahan Basic English Bible dituliskan “have God’s faith” (milikilah imannya Allah).

on on Hits: 296

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 29 November 2020 Oleh Pdt. Andrew M. Assa
Kidung Agung 1:3, "harum bau minyakmu, bagaikan minyak yang tercurah namamu, oleh sebab itu gadis-gadis cinta kepadamu!" Sulamit memiliki pengakuan saat menyebut nama pengantin pria (Yesus), seperti minyak yang dicurahkan. Dalam situasi seperti ini, sebut nama Yesus. Roma 10:13, "Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan." Saat menghadapi masalah di muka bumi, tetapi kebenaran
-Nya menghadirkan kuasa kerajaan di muka bumi. Yesaya 10:27, "and the yoke shall be destroyed because of the anointing", beban itu akan dihancurkan karena urapan. Sebut nama Yesus dengan iman.

on on Hits: 323

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 22 November 2020 – Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Berapa banyak kali kita berpikir kita bisa berubah dengan tekad kita sendiri. Ingat, semuanya terbatas kalau hanya terfokus kepada diri sendiri. Apa perintah Tuhan yang paling kita ingat yang berbicara tentang hubungan kita dengan Allah? Biasanya hukum Taurat. Perintah Allah yang pertama bukanlah tuntutan Allah kepada kita, tapi Allah memberkati manusia. Kejadian 1:28 - Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi." Berapa banyak kali kita lebih menyadari semua tuntutan hukum Taurat daripada menyadari Allah memberkati kita.

on on Hits: 401

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 15 November 2020 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Ketika kita ada dalam kebenaran firman Allah, kita masih mengalami permasalahan dunia. Tetapi yang mem-backup kita adalah Kerajaan Sorga. Ibrani 12:26-28 – [12:26] Waktu itu suara-Nya menggoncangkan bumi, tetapi sekarang Ia memberikan janji: "Satu kali lagi Aku akan menggoncangkan bukan hanya bumi saja, melainkan langit juga." [12:27] Ungkapan "Satu kali lagi" menunjuk kepada perubahan pada apa yang dapat digoncangkan, karena ia dijadikan supaya tinggal tetap apa yang tidak tergoncangkan. [12:28] Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut. Firman Allah sungguh sangat terbukti. Bumi dan langit tergoncangkan. Semua yang diteguhkan manusia hanya ciptaan, bisa tergoncang. Namun, kita yang di dalam Kristus, di dalam penebusan, tidak akan tergoncangkan. Kita memang masih memijak bumi, namun firman Allah mengatakan kita menikmati kerajaan yang tidak tergoncangkan. Ibrani  12:28 - “Wherefore we receiving a kingdom which cannot be moved, let us have grace[KJV], di dalam kasih karunia Allah, kita terima kerajaan yang tidak tergoncangkan.

on on Hits: 413

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 8 November 2020 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

 

Efesus 1:5-6 – [1:5] Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya, [1:6] supaya terpujilah kasih karunia-Nya yang mulia, yang dikaruniakan-Nya kepada kita di dalam Dia, yang dikasihi-Nya.

Kita adalah anak-anak Tuhan, kita punya porsi yang sama. Berapa banyak kali orang berargumen, saya anak Tuhan dan seringkali disamakan seperti di dalam keluarga, ada anak yang dikasihi, ada anak yang kurang dikasihi. Ayat 6 - ... wherein he hath made us accepted in the belove [KJV]. Tuhan membuat kita diterima di dalam Dia yang dikasihi. Kabar baiknya buat semua orang yang tetap mau melekat dalam kebenaran, kita dibuat Tuhan menjadi pribadi yang dikasihi.

Pesan Gembala

Ps. Andrew M. Assa

PESAN GEMBALA 2026

Di akhir 2025 artinya seperempat dari abad 21 telah kita lampui. Ada kemajuan teknologi yang kita bisa saksikan dan alami yang membuat kita kewalahan mengikutinya tetapi di sisi lain begitu tergantung kepadanya. Selain itu, tetap saja ada keterbatasan dari semua kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk bisa menjaga keamanan dan keselamatan manusia. Hidup dan mati tiap manusia tidak bisa diprediksi dengan seberapa akrabnya dia dengan teknologi keselamatan itu.

Di awal tahun 2025 Kecerdasan buatan (Artificial Intelegence) terus mengalami perkembangan pesat. Pada Januari 2025, beberapa perusahaan teknologi besar meluncurkan model AI terbaru yang lebih canggih dan efisien. DeepSeek AI, OpenAI, dan Google DeepMind bersaing dalam menghadirkan model bahasa yang lebih kuat dengan kemampuan multimoda. Sementara itu, penggunaan AI dalam kehidupan sehari-hari semakin meluas, mulai dari otomatisasi pekerjaan hingga integrasi dalam perangkat pintar rumah tangga. Tidak heran bahkan sampai anak-anak kecil sangat mahir sekali menggunakan Gemini di telepon selular untuk mengerjakan Pekerjaan Rumah (PR) mereka, daripada bersusah payah mencari literatur.

Pada tanggal 21 April 2025, pemimpin umat Katolik Paus Fransiskus meninggal di Vatikan. Dan bulan Mei 2025, Kardinal Robert Francis Prevost dari Amerika Serikat, terpilih menggantikan Paus Fransiskus yang wafat bulan sebelumnya, dikenal sebagai Paus Leo XIV sebagai pemimpin baru Gereja Katolik.

Pada 25-28 Agustus, di Indonesia terjadi demonstrasi besar buruh dan mahasiswa di depan Gedung DPR/MPR menuntut pembubaran DPR, penolakan kenaikan gaji anggota DPR, dan kebijakan perburuhan lebih baik, yang berujung ricuh dan korban tewasnya pengemudi ojek online. 

Di penghujung November 2025, bencana banjir dan tanah longsor melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Senin (22/12/2025) pukul 08.00 WIB, bencana ini telah mengakibatkan 1.090 orang meninggal, 186 orang hilang, dan sekitar 7 ribu orang terluka.

Semua peristiwa terjadi silih berganti, belum lagi kalau berbicara kecelakaan moda transportasi. Tanggal 29 Januari 2025 terjadi tabrakan antara pesawat komersil American Eagle 5342 yang hendak mendarat di Bandara Ronald Reagen, Washington. Tragisnya, bertabrakan justru dengan helikopter Sikorsky UH-60 Black Hawk milik Angkatan Darat AS, dan terjadi di ibukota negara maju yang notabene begitu canggih sistem radar dan teknologi keamanan penerbangannya. Dalam kecelakaan tersebut seluruh awak dan penumpang kedua pesawat itu menjadi korban.

Belum lagi, 12 Juni 2025 terjadi kecelakaan pesawat Air India, Penerbangan 171 yang baru saja mengudara (setelah 30 detik lepas landas). Pesawat kemudian kehilangan daya angkat dan jatuh di blok Asrama B.J. Medical College, Amhmedabad. Ironisnya, pesawat tersebut terbilang pesawat baru Boeing 787-8 yang tidak pernah punya riwayat insiden kecelakaan yang besar. Menewaskan setidaknya 269 orang, 241 orang di dalam pesawat dan 28 orang di darat.

Belum lagi moda transportasi darat: kecelakaan di jalan, baik tunggal ataupun karambol, tabrak belakang. Dan beberapa hari menjelang Natal kecelakaan bus terjadi 22 Desember 2025, di Simpang Tol Krapyak Semarang yang memakan korban 16 jiwa. Justru terjadi sesudah pintu tol Kalikangkung dan setelah pergantian kru bus.

Peristiwa demi peristiwa terjadi di sekitar kita dan menbuat kita kewalahan untuk mencerna dan memahaminya, tidak ada tempat yang aman di dunia ini. Tidak ada satu moda transportasi yang kebal terhadap musibah dan celaka dan kita harus menggunakannya dalam keseharian. Tapi kabar baiknya, ada ajakan dari Juruselamat (Yesus) kepada kita Matius 11:28,29 Datanglah kepada-Ku kamu semua yang lelah, dan merasakan beratnya beban; Aku akan menyegarkan kamu. Ikutlah perintah-Ku dan belajarlah daripada-Ku. Sebab Aku ini lemah lembut dan rendah hati, maka kamu akan merasa segar. (BIMK) Dalam terjemahan bahasa Inggris CEV …I will give you rest. …and you will find rest. Tuhan akan memberi kita istirahat, kita akan menemukan tempat istirahat. Tawaran ini bukan bicara tentang besok di dalam kekekalan, tetapi justru ketika kita masih di dunia dan masih harus bekerja dan beraktivitas.

Bagi kita jemaat COTW tahun 2025 menjadi Tahun Kairos (Tahun Kebetulan Ilahi) bagi kita. Kebetulan Ilahi bukan hanya terbatas tentang berkat yang kita bisa lihat dan ukur, tetapi sebetulnya ada banyak Kebetulan Ilahi yang kita alami. Tuhan luputkan dari yang jahat atau celaka, Tuhan beri kesehatan dan kesempatan baru. Tuhan beri hikmat untuk ambil keputusan sehingga terhindar dari kebuntungan. Ataupun Tuhan ijinkan kita lewati lembah air mata, untuk kita melihat bahwa manusia hidup juga dari setiap Firman yang kita imani dan alami. Tuhan menyertai lewat semua peristiwa besar dan kecil, dan mendatangkan keberuntungan/keselamatan buat kita.

Memasuki tahun 2026, kita tetap dan justru membutuhkan penyertaan Tuhan, dan Dia janjikan memberi kita Pengurapan Baru (Fresh Annointing). Urapan itu bagai pelumas yang melumasi mesin agar tetap berjalan dengan lancar dan halus. Pelumas itu juga menjaga mesin dalam suhu optimal, sehingga tidak terlalu panas. Pelumas juga menjaga agar gesekan yang ada tidak melukai tiap bagian. Tetapi lebih dari itu, kita perlu mengenal bahwa Urapan Baru itu keluar dari Satu Pribadi Allah sendiri, Roh Kudus. Biarlah seluruh jemaat makin mengenali Pribadi itu secara personal, mengalami Roh Kudus bukan hanya sebagai bagian dari liturgi ibadah di gereja yang formal.   

Mengenal Roh Kudus lewat tiap sisi kehidupan kita yang dijamah dan diurapi oleh-Nya. Kita butuh sukacita, kita butuh ketulusan hati, kita butuh hikmat, kita butuh pimpinan dan pengajaran, namun kita juga butuh kelegaan, damai sejahtera dan keintiman. Kita butuh iman dan penyingkapan rahasia Ilahi dalam hidup ini. Mazmur 92:11 Tetapi Kautinggikan tandukku seperti tanduk banteng, aku dituangi dengan minyak baru; Marilah kita alami Tuhan Yesus Kristus lewati tahun 2026, dalam Pengurapan Baru (Fresh Annointing). 

Rhema Hari Ini

Maka janganlah kaukatakan dalam hatimu: Kekuasaanku dan kekuatan tangankulah yang membuat aku memperoleh kekayaan ini. Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, seperti sekarang ini.

Ulangan 8:17-18

Kekuatan untuk tetap bertahan dalam iman. Kemampuan untuk menikmati kelimpahan. Bahkan ketaatan untuk hidup saleh, semuanya hanya karena Anugrah TUHAN.