10 Januari 2024
Ketika hampir waktunya bahwa Israel akan mati, dipanggilnyalah anaknya, Yusuf, dan berkata kepadanya: "Jika aku mendapat kasihmu, letakkanlah kiranya tanganmu di bawah pangkal pahaku, dan bersumpahlah, bahwa engkau akan menunjukkan kasih dan setia kepadaku: Janganlah kiranya kuburkan aku di Mesir, karena aku mau mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangku. Sebab itu angkutlah aku dari Mesir dan kuburkanlah aku dalam kubur mereka."
Biarlah semua kesenangan dan nikmat dunia ini tidak menggoyahkan hati kita, tetap tertuju kepada Sorga dan Tuhan yang kita cintai (yang sudah lebih dulu mengasihi kita dan berkorban bagi kita).

