10 Januari 2024

Written by Andrew M. Assa.

Ketika hampir waktunya bahwa Israel akan mati, dipanggilnyalah anaknya, Yusuf, dan berkata kepadanya: "Jika aku mendapat kasihmu, letakkanlah kiranya tanganmu di bawah pangkal pahaku, dan bersumpahlah, bahwa engkau akan menunjukkan kasih dan setia kepadaku: Janganlah kiranya kuburkan aku di Mesir,  karena aku mau mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangku. Sebab itu angkutlah aku dari Mesir dan kuburkanlah aku dalam kubur mereka."

Kejadian 47:29-30

Biarlah semua kesenangan dan nikmat dunia ini tidak menggoyahkan hati kita, tetap tertuju kepada Sorga dan Tuhan yang kita cintai (yang sudah lebih dulu mengasihi kita dan berkorban bagi kita).

09 Januari 2024

Written by Andrew M. Assa.

Dan Yakub masih hidup tujuh belas tahun di tanah Mesir, maka umur Yakub, yakni tahun-tahun hidupnya, menjadi seratus empat puluh tujuh tahun.

Kejadian 47:28

Tuhan pasti ijinkan untuk kita menikmati tahun-tahun sukacita dan kelimpahan di dalam dunia ini, walaupun tujuan kita adalah Sorga yang kekal. Biarlah hati kita tetap melekat pada perkara kekal (Allah dan Firman-Nya).

06 Januari 2024

Written by Andrew M. Assa.

Berkatalah Yusuf kepada rakyat itu: "Pada hari ini aku telah membeli kamu dan tanahmu untuk Firaun; inilah benih bagimu, supaya kamu dapat menabur di tanah itu. Mengenai hasilnya, kamu harus berikan seperlima bagian kepada Firaun, dan yang empat bagian lagi, itulah menjadi benih untuk ladangmu dan menjadi makanan kamu dan mereka yang ada di rumahmu, dan menjadi makanan anak-anakmu."

Kejadian 47:23-24

Kelolalah berkat dari Tuhan sebagai benih. Apabila hanya dikonsumsi, maka tidak akan terjadi multiplikasi dan terobosan. Tapi saat ditabur sebagai benih, Tuhan akan melipatgandakannya dan membuat berlimpah. Jangan jemu menabur dan memberkati.

08 Januari 2024

Written by Andrew M. Assa.

Maka diamlah Israel di tanah Mesir, di tanah Gosyen, dan mereka menjadi penduduk di situ. Mereka beranak cucu dan sangat bertambah banyak.

Kejadian 47:27

Diam di hadirat Tuhan (dekat Tuhan) membuat kita bertambah-tambah. Ingat, karena sumber segalanya adalah Tuhan. Baik untuk roh kita (keintiman dengan Dia), jiwa (hikmat, damai, sukacita, aman) ataupun tubuh (kesehatan, kekuatan, berkat jasmani).

05 Januari 2024

Written by Andrew M. Assa.

Yusuf menunjukkan kepada ayahnya dan saudara-saudaranya tempat untuk menetap dan memberikan kepada mereka tanah milik di tanah Mesir, di tempat yang terbaik di negeri itu, di tanah Rameses, seperti yang diperintahkan Firaun. Dan Yusuf memelihara ayahnya, saudara-saudaranya dan seisi rumah ayahnya dengan makanan, menurut jumlah anak-anak mereka.

Kejadian 47:11-12

Posisi dimana kita berada adalah tempat terbaik, bila Tuhan ada beserta kita. Tuhan sediakan yang kita perlukan: hikmat, kekuatan, keamanan, damai sejahtera, sukacita. Bahkan apapun yang belum pernah kita bayangkan.