31 Mei 2021
Aku sendiri hendak berjalan di depanmu dan hendak meratakan gunung-gunung, hendak memecahkan pintu-pintu tembaga dan hendak mematahkan palang-palang besi.
Berjalanlah dalam pimpinan Tuhan.
Aku sendiri hendak berjalan di depanmu dan hendak meratakan gunung-gunung, hendak memecahkan pintu-pintu tembaga dan hendak mematahkan palang-palang besi.
Berjalanlah dalam pimpinan Tuhan.
Tetapi pikiran mereka telah menjadi tumpul, sebab sampai pada hari ini selubung itu masih tetap menyelubungi mereka, jika mereka membaca perjanjian lama itu tanpa disingkapkan, karena hanya Kristus saja yang dapat menyingkapkannya.
Hanya Yesus saja, yang menjadi kebenaran kita, hikmat kita dan juga kekudusan kita -sehingga kita layak di hadapan Allah-.
Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus... Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah.
Posisi kita di hadapan Allah, memungkinkan kita menerima kemuliaan dari Allah -yang seharusnya tidak layak kita terima-. Puji Tuhan.
Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.
Yesus dipakaikan mahkota duri, supaya pikiran kita bebas dari takut, kuatir, tertuduh, dan stres. Yesus dilukai, supaya kita sembuh, sehat, bahkan maut tidak menguasai kita. Haleluyah.
"Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya."
Ayah/papa/bapak/babe kita di sorga pasti akan memberi pemberian terbaik buat kita, jangan berprasangka buruk tentang Dia.