16 Juli 2021

Written by Andrew M. Assa.

Tiada dipandangnya akan kesalahan Yakub dan tiada ditiliknya akan kejahatan dalam Israel. Bahwa Tuhan, Allahnya, adalah sertanya dan bunyi nafiri Raja itu adalah di antaranya. 

Bilangan 23:21 (TL)

Bagaimana mungkin Tuhan tidak melihat kesalahan/kejahatan bangsa ini? Karena mereka "ada di bawah darah korban". Betapa lebihnya lagi, darah Yesus, Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia. Puji Tuhan.

15 Juli 2021

Written by Andrew M. Assa.

kita sekarang mempunyai Imam Besar Agung, ...yaitu Yesus, Anak Allah... Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa. 

Ibrani 4:14-15

Imam Besar kita telah menanggung semua kelemahan, kesalahan dan kecemaran kita, serta DIA telah menebusnya sempurna. Di dalam DIA (iman pada Yesus) kita sempurna.

13 Juli 2021

Written by Andrew M. Assa.

Lalu Gideon mendirikan mezbah di sana bagi TUHAN dan menamainya: TUHAN itu keselamatan. Mezbah itu masih ada sampai sekarang di Ofra, kota orang Abiezer. 

Hakim-hakim 6:24

Jehovah Shalom, Allah damai sejahtera, sedang berkarya di dalam situasi dan kondisi kita, menjadikan kita lebih dari pemenang.

14 Juli 2021

Written by Andrew M. Assa.

Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.

Ibrani 4:16

Takhta kasih karunia (Ruang Maha Kudus) itu bukan dibangun oleh kesalehan kita, tetapi di dalam korban Yesus yang sempurna di kayu salib. Itulah yang melayakkan kita terima jawaban doa dan pertolongan-Nya.

12 Juli 2021

Written by Andrew M. Assa.

Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya dan berfirman kepadanya, demikian: "TUHAN menyertai engkau, ya pahlawan yang gagah berani."

Hakim-hakim 6:12

Sedang tidak berdaya? Bukan kondisi kita yang mendefinisikan kita, tetapi bagaimana Allah (dalam Yesus) memandang kita, begitulah keadaan kita.