14 Juli 2018
Sesungguhnya, orang yang membusungkan dada, tidak lurus hatinya, tetapi orang yang benar itu akan hidup oleh percayanya.
Kita tidak bertindak karena apa yang kita lihat atau rasakan, tetapi karena apa yang kita imani.
Sesungguhnya, orang yang membusungkan dada, tidak lurus hatinya, tetapi orang yang benar itu akan hidup oleh percayanya.
Kita tidak bertindak karena apa yang kita lihat atau rasakan, tetapi karena apa yang kita imani.
Lalu berkatalah Elisa: "Dengarlah firman TUHAN. Beginilah firman TUHAN: Besok kira-kira waktu ini sesukat tepung yang terbaik akan berharga sesyikal dan dua sukat jelai akan berharga sesyikal di pintu gerbang Samaria."
Tuhan lebih tahu tentang kita daripada kita sendiri. Dia tahu pasti apa yang kita perlukan, dan kapan kita memerlukannya.
TUHAN semesta alam menyertai kita, kota benteng kita ialah Allah Yakub. Sela
Jadikan, hanya Allah kekuatan dan perlindungan kita.
Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia.
Saat kita melakukan kehendak Tuhan, di sana ada kebebasan. Tapi saat kita membebaskan diri dari kehendak Tuhan, kita justru diperbudak.
"Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah! Aku ditinggikan di antara bangsa-bangsa, ditinggikan di bumi!"
Kekuatan dan kuasa kita terbatas, andalkan Allah saja! Serahkan kendali hidup kita kepada Dia.