31 Desember 2018
Terpujilah TUHAN, Allah Israel, dari selama-lamanya sampai selama-lamanya! Amin, ya amin.
Dari apa yang kita pikirkan, ucapkan dan lakukan, biarlah keluar pujian bagi Tuhan saja.
Terpujilah TUHAN, Allah Israel, dari selama-lamanya sampai selama-lamanya! Amin, ya amin.
Dari apa yang kita pikirkan, ucapkan dan lakukan, biarlah keluar pujian bagi Tuhan saja.
Tetapi aku, Engkau menopang aku karena ketulusanku, Engkau membuat aku tegak di hadapan-Mu untuk selama-lamanya.
Dia Allah gembala dan pemelihara jiwa kita.
Tetapi Engkau, ya TUHAN, kasihanilah aku dan tegakkanlah aku, maka aku hendak mengadakan pembalasan terhadap mereka.
Pengharapan kita hanya pada Tuhan saja.
Dengan demikian aku tahu, bahwa Engkau berkenan kepadaku, apabila musuhku tidak bersorak-sorai karena aku.
Nantikanlah TUHAN dan tidak usah memikirkan bagaimana cara Dia menolong kita. Dia lebih banyak bekerja tanpa kita tahu/lihat.
Bahkan sahabat karibku yang kupercayai, yang makan rotiku, telah mengangkat tumitnya terhadap aku.
Daripada mengandalkan orang, lebih baik kita bisa jadi orang yang dapat diandalkan dan dipercaya, karena kita meresponi Firman Allah.