Setelah hal ini diceritakannya kepada ayah dan saudara-saudaranya, maka ia ditegor oleh ayahnya: "Mimpi apa mimpimu itu? Masakan aku dan ibumu serta saudara-saudaramu sujud menyembah kepadamu sampai ke tanah?" Maka iri hatilah saudara-saudaranya kepadanya, tetapi ayahnya menyimpan hal itu dalam hatinya.
Saat menjalani hidup dengan visi dari Tuhan, kemuliaan Tuhanlah yang buat kita berbeda. Dan terkadang itu membuat kita disusahkan orang, teruslah berjalan dengan memandang pada Tuhan saja.

