Setelah Yesus turun dari bukit, ...Maka datanglah seorang yang sakit kusta kepada-Nya, lalu sujud menyembah Dia dan berkata: "Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku."
Orang kusta ini berani menghampiri Yesus, karena mendengar kabar baik (berita kasih karunia Allah) yang dikhotbahkan Yesus di atas bukit. Apakah kita masih takut menghampiri tahta kasih karunia Allah (Yesus)?

