Musa berseru-seru kepada TUHAN, dan TUHAN menunjukkan kepadanya sepotong kayu; Musa melemparkan kayu itu ke dalam air; lalu air itu menjadi manis. Di sanalah diberikan TUHAN ketetapan-ketetapan dan peraturan-peraturan kepada mereka.
Kita memang tidak dapat merubah masa lalu kita, mengubah kekecewaan dan kepahitan kita. Namun, kita bisa "lemparkan/menaruh" Yesus dalam tiap keadaan kita. Kuasa-Nya mengubah segala perkara yang terjadi menjadi kebaikan, bagi kita yang mau mengasihi Dia dan terpanggil masuk rencana-Nya.

