Sesudah kesusahan jiwanya ia akan melihat terang dan menjadi puas; dan hamba-Ku itu, sebagai orang yang benar, akan membenarkan banyak orang oleh hikmatnya, dan kejahatan mereka dia pikul.
Tuhan justru dipuaskan saat dengan iman kita terima korban Yesus membenarkan (melayakkan) kita, dan hikmat-Nya menuntun kita dari dari kebenaran kepada segala kebenaran.

