Demikianlah kami sekalian seperti seorang najis dan segala kesalehan kami seperti kain kotor; kami sekalian menjadi layu seperti daun dan kami lenyap oleh kejahatan kami seperti daun dilenyapkan oleh angin.
Yang paling kudus (saleh) dari manusia, tetap bagai kain cemar (pembalut) di hadapan Allah. Kita dikuduskan hanya karena beriman pada korban Yesus yang sempurna di kayu salib.

