on on Hits: 439

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 22 Desember 2024 Oleh Pdp. Peterus Rediwan

Yeremia 17:7-8 - [17:7] Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! [17:8] Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.

Ayat 5-6 kebalikan dari ayat 7-8, "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN. Kita mungkin diajarkan dalam hidup kita harus mandiri, tidak tergantung pada siapapun, tidak salah memang. Tapi dalam ketidaktergantungan kita, kita harus tergantung kepada Tuhan. Ada berkat yang Tuhan sediakan.

Bagaimana kita menikmati berkat negeri Haleluya yang disiapkan oleh Tuhan dalam kehidupan kita?

on on Hits: 480

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 15 Desember 2024 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Mazmur 104:10-14 - [104:10] Engkau yang melepas mata-mata air ke dalam lembah-lembah, mengalir di antara gunung-gunung, [104:11] memberi minum segala binatang di padang, memuaskan haus keledai-keledai hutan; [104:12] di dekatnya diam burung-burung di udara, bersiul dari antara daun-daunan. [104:13] Engkau yang memberi minum gunung-gunung dari kamar-kamar loteng-Mu, bumi kenyang dari buah pekerjaan-Mu. [104:14] Engkau yang menumbuhkan rumput bagi hewan dan tumbuh-tumbuhan untuk diusahakan manusia, yang mengeluarkan makanan dari dalam tanah

Tuhan adalah Tuhan atas jagad raya ini. Ingat, seluruh alam tetap dalam kuasa Tuhan. Itu sebabnya tidak pernah rugi kalau hidup kita mau dipimpin oleh Tuhan. Berapa banyak kali kita mulai berpikir aku ngerti Tuhan, aku ngerti apa yang harus aku perbuat. Ingat, Tuhan lebih tahu. Karena Dia host of the earth. Mazmur 23:1-6. Ayat 1, Tuhan adalah gembala tapi ayat 6 pengertiannya Tuhan tetap adalah host, pemilik rumah, penguasa jagad raya. Itu sebabnya kalau dipimpin Tuhan sebagai gembala, percayalah, pimpinan-Nya itu terbaik. Dialah Allah pencipta jagad raya.

on on Hits: 492

 

2.     Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 8 Desember 2024 Oleh Pdt. Andi Setiawan

Ulangan 11:10-12.

Kitab Ulangan. Penulisnya Musa, ditulis sekitar tahun 1405 SM. Kitab terakhir dari lima kitab Taurat Musa. Kitab Ulangan membahas beberapa hal, di antaranya: bangsa Israel telah menyelesaikan pengembaraan di padang gurun, bagaimana Tuhan memberi kesempatan kepada orang Israel keluar dari tanah perbudakan Mesir dan siap memasuki tanah Kanaan--tanah Perjanjian. Dalam kitab Ulangan ini terbangun angkatan yang baru. Generasi yang tidak mengenal padang gurun. Kitab Ulangan merupakan pengulangan dari kitab-kitab yang sudah ada. Mulai dari kitab Kejadian bagaimana Tuhan menciptakan sampai kepada perjalanan bangsa Israel untuk masuk ke Tanah Perjanjian. Gambaran umat Tuhan yang melewati perjalanan kehidupan. Sering kali dalam hidup kita kita berkata Tuhan, apa yang saya dapatkan ketika menjadi pengikut Kristus? Kita berjuang. Apa yang ingin kita dapatkan?

on on Hits: 376

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 1 Desember 2024 - Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Ketika bicara kita hidup di negeri Haleluyah bukan berarti hidup tanpa masalah. Kadangkala kita akan menghadapi gunung dan lembah. Ulangan 11:11-12 - [11:11] Tetapi negeri, ke mana kamu pergi untuk mendudukinya, ialah negeri yang bergunung-gunung dan berlembah-lembah, yang mendapat air sebanyak hujan yang turun dari langit; [11:12] suatu negeri yang dipelihara oleh TUHAN, Allahmu: mata TUHAN, Allahmu, tetap mengawasinya dari awal sampai akhir tahun. Kadangkala kita mulai berpikir Tuhan faktanya saya ikut Tuhan kenapa saya harus menghadapi gunung yang tinggi, lembah yang dalam, tanah--tanggung jawab, pekerjaan, usaha, profesi dimana Tuhan tempatkan--yang saya harus olah sepertinya bukan tanah yang subur. Kalau mengharapkan hujan atau tidak, kita perlu menengadah ke langit. Tuhan ingin kita menengadah. Mungkin tanahnya seperti tanah kering, berbatu-batu. Kerjakan saja dengan tetap menengadah ke langit.

on on Hits: 675

Ringkasan Khotbah Minggu Siang, 24 November 2024 Oleh Pdp. Santy Lamba

Ulangan 11:13-14 - [11:13] Jika kamu dengan sungguh-sungguh mendengarkan perintah yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, sehingga kamu mengasihi TUHAN, Allahmu, dan beribadah kepada-Nya dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu, [11:14] maka Ia akan memberikan hujan untuk tanahmu pada masanya, hujan awal dan hujan akhir, sehingga engkau dapat mengumpulkan gandummu, anggurmu dan minyakmu,

”maka Ia akan (= belum terjadi--harapan) memberikan.... Sebuah harapan yang besar pada Tuhan bahwa Allah sanggup memberikan hujan berkat-Nya. Efesus 3:20 - Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Allah ada di setiap musim hidup kita. Sumber harapan kita yang sejati Tuhan saja. Seseorang yang memiliki pengharapan tentu hidup akan tenang. Orang yang tidak memiliki pengharapan = putus asa. Harapan adalah kebutuhan manusia yang mendasar. Ada yang menaruh harapan pada harta, jabatan, penguasa, anak, tapi semuanya fana hanya sementara, bisa hilang. Taruh harapan kita hanya pada Tuhan, Yeremia 17:7 - Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!

Hari-hari ini banyak orang yang mulai kehilangan harapan. Faktor-faktor dari dalam karena:

Pesan Gembala

Ps. Andrew M. Assa

PESAN GEMBALA 2026

Di akhir 2025 artinya seperempat dari abad 21 telah kita lampui. Ada kemajuan teknologi yang kita bisa saksikan dan alami yang membuat kita kewalahan mengikutinya tetapi di sisi lain begitu tergantung kepadanya. Selain itu, tetap saja ada keterbatasan dari semua kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk bisa menjaga keamanan dan keselamatan manusia. Hidup dan mati tiap manusia tidak bisa diprediksi dengan seberapa akrabnya dia dengan teknologi keselamatan itu.

Di awal tahun 2025 Kecerdasan buatan (Artificial Intelegence) terus mengalami perkembangan pesat. Pada Januari 2025, beberapa perusahaan teknologi besar meluncurkan model AI terbaru yang lebih canggih dan efisien. DeepSeek AI, OpenAI, dan Google DeepMind bersaing dalam menghadirkan model bahasa yang lebih kuat dengan kemampuan multimoda. Sementara itu, penggunaan AI dalam kehidupan sehari-hari semakin meluas, mulai dari otomatisasi pekerjaan hingga integrasi dalam perangkat pintar rumah tangga. Tidak heran bahkan sampai anak-anak kecil sangat mahir sekali menggunakan Gemini di telepon selular untuk mengerjakan Pekerjaan Rumah (PR) mereka, daripada bersusah payah mencari literatur.

Pada tanggal 21 April 2025, pemimpin umat Katolik Paus Fransiskus meninggal di Vatikan. Dan bulan Mei 2025, Kardinal Robert Francis Prevost dari Amerika Serikat, terpilih menggantikan Paus Fransiskus yang wafat bulan sebelumnya, dikenal sebagai Paus Leo XIV sebagai pemimpin baru Gereja Katolik.

Pada 25-28 Agustus, di Indonesia terjadi demonstrasi besar buruh dan mahasiswa di depan Gedung DPR/MPR menuntut pembubaran DPR, penolakan kenaikan gaji anggota DPR, dan kebijakan perburuhan lebih baik, yang berujung ricuh dan korban tewasnya pengemudi ojek online. 

Di penghujung November 2025, bencana banjir dan tanah longsor melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Senin (22/12/2025) pukul 08.00 WIB, bencana ini telah mengakibatkan 1.090 orang meninggal, 186 orang hilang, dan sekitar 7 ribu orang terluka.

Semua peristiwa terjadi silih berganti, belum lagi kalau berbicara kecelakaan moda transportasi. Tanggal 29 Januari 2025 terjadi tabrakan antara pesawat komersil American Eagle 5342 yang hendak mendarat di Bandara Ronald Reagen, Washington. Tragisnya, bertabrakan justru dengan helikopter Sikorsky UH-60 Black Hawk milik Angkatan Darat AS, dan terjadi di ibukota negara maju yang notabene begitu canggih sistem radar dan teknologi keamanan penerbangannya. Dalam kecelakaan tersebut seluruh awak dan penumpang kedua pesawat itu menjadi korban.

Belum lagi, 12 Juni 2025 terjadi kecelakaan pesawat Air India, Penerbangan 171 yang baru saja mengudara (setelah 30 detik lepas landas). Pesawat kemudian kehilangan daya angkat dan jatuh di blok Asrama B.J. Medical College, Amhmedabad. Ironisnya, pesawat tersebut terbilang pesawat baru Boeing 787-8 yang tidak pernah punya riwayat insiden kecelakaan yang besar. Menewaskan setidaknya 269 orang, 241 orang di dalam pesawat dan 28 orang di darat.

Belum lagi moda transportasi darat: kecelakaan di jalan, baik tunggal ataupun karambol, tabrak belakang. Dan beberapa hari menjelang Natal kecelakaan bus terjadi 22 Desember 2025, di Simpang Tol Krapyak Semarang yang memakan korban 16 jiwa. Justru terjadi sesudah pintu tol Kalikangkung dan setelah pergantian kru bus.

Peristiwa demi peristiwa terjadi di sekitar kita dan menbuat kita kewalahan untuk mencerna dan memahaminya, tidak ada tempat yang aman di dunia ini. Tidak ada satu moda transportasi yang kebal terhadap musibah dan celaka dan kita harus menggunakannya dalam keseharian. Tapi kabar baiknya, ada ajakan dari Juruselamat (Yesus) kepada kita Matius 11:28,29 Datanglah kepada-Ku kamu semua yang lelah, dan merasakan beratnya beban; Aku akan menyegarkan kamu. Ikutlah perintah-Ku dan belajarlah daripada-Ku. Sebab Aku ini lemah lembut dan rendah hati, maka kamu akan merasa segar. (BIMK) Dalam terjemahan bahasa Inggris CEV …I will give you rest. …and you will find rest. Tuhan akan memberi kita istirahat, kita akan menemukan tempat istirahat. Tawaran ini bukan bicara tentang besok di dalam kekekalan, tetapi justru ketika kita masih di dunia dan masih harus bekerja dan beraktivitas.

Bagi kita jemaat COTW tahun 2025 menjadi Tahun Kairos (Tahun Kebetulan Ilahi) bagi kita. Kebetulan Ilahi bukan hanya terbatas tentang berkat yang kita bisa lihat dan ukur, tetapi sebetulnya ada banyak Kebetulan Ilahi yang kita alami. Tuhan luputkan dari yang jahat atau celaka, Tuhan beri kesehatan dan kesempatan baru. Tuhan beri hikmat untuk ambil keputusan sehingga terhindar dari kebuntungan. Ataupun Tuhan ijinkan kita lewati lembah air mata, untuk kita melihat bahwa manusia hidup juga dari setiap Firman yang kita imani dan alami. Tuhan menyertai lewat semua peristiwa besar dan kecil, dan mendatangkan keberuntungan/keselamatan buat kita.

Memasuki tahun 2026, kita tetap dan justru membutuhkan penyertaan Tuhan, dan Dia janjikan memberi kita Pengurapan Baru (Fresh Annointing). Urapan itu bagai pelumas yang melumasi mesin agar tetap berjalan dengan lancar dan halus. Pelumas itu juga menjaga mesin dalam suhu optimal, sehingga tidak terlalu panas. Pelumas juga menjaga agar gesekan yang ada tidak melukai tiap bagian. Tetapi lebih dari itu, kita perlu mengenal bahwa Urapan Baru itu keluar dari Satu Pribadi Allah sendiri, Roh Kudus. Biarlah seluruh jemaat makin mengenali Pribadi itu secara personal, mengalami Roh Kudus bukan hanya sebagai bagian dari liturgi ibadah di gereja yang formal.   

Mengenal Roh Kudus lewat tiap sisi kehidupan kita yang dijamah dan diurapi oleh-Nya. Kita butuh sukacita, kita butuh ketulusan hati, kita butuh hikmat, kita butuh pimpinan dan pengajaran, namun kita juga butuh kelegaan, damai sejahtera dan keintiman. Kita butuh iman dan penyingkapan rahasia Ilahi dalam hidup ini. Mazmur 92:11 Tetapi Kautinggikan tandukku seperti tanduk banteng, aku dituangi dengan minyak baru; Marilah kita alami Tuhan Yesus Kristus lewati tahun 2026, dalam Pengurapan Baru (Fresh Annointing). 

Rhema Hari Ini

Maka janganlah kaukatakan dalam hatimu: Kekuasaanku dan kekuatan tangankulah yang membuat aku memperoleh kekayaan ini. Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, seperti sekarang ini.

Ulangan 8:17-18

Kekuatan untuk tetap bertahan dalam iman. Kemampuan untuk menikmati kelimpahan. Bahkan ketaatan untuk hidup saleh, semuanya hanya karena Anugrah TUHAN.