on on Hits: 353

Ringkasan Khotbah Ibadah Sulung III, 2 Januari 2022 – Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Tidak ada yang bisa memisahkan kita dari kasih Kristus. Ketika kita di dalam dunia, bahkan dalam kelemahan dan keterbatasan kita, kasih Tuhan tetap adalah kasih yang menyelamatkan.

Yunus gagal taat, namun kasih Allah tetap hampirinya. Yunus tiga hari berada di perut ikan, di sana ia tidak hancur karena tangan Tuhan tetap menopang hidupnya, Tuhan masih punya rencana penyelamatan. Markus 6:45. Yesus memerintahkan murid-murid-Nya untuk lebih dulu menyeberang ke Betsaida. Di tengah lautan mereka ditimpa badai, mereka harus melewati gelombang, mereka berpikir mereka harus bertanggung jawab, tapi seperti ditinggalkan sendirian. Yesus berjalan di atas badai itu dan Ia hampiri murid-murid-Nya. Markus 6:50 - Tetapi segera Ia berkata kepada mereka: "Tenanglah! Aku ini, jangan takut!" Peristiwa ini ditulis di Injil Matius, Markus dan Yohanes. Yohanes 6:21. Seketika itu juga bukan hanya badainya reda, mereka sampai ke pantai yang mereka tujui, padahal mereka sedang dua tiga mil di tengah danau (ayat 19). Ketika kita sadar tidak ada dapat memisahkan kita dari kasih Kristus, apakah kita berkehendak, mengijinkan Yesus masuk dalam perahu hidup kita? Dia adalah Allah atas ruang dan waktu. 

on on Hits: 285

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 19 Desember 2021 Oleh Pdp. Joice Moonik

Kejadian 32:28 - Lalu kata orang itu: "Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel  sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang.”

Jika kita berada dalam kondisi seperti Yakub yang sedang bergumul, kita bisa memilih untuk tetap bertahan atau menyerang. Kalau kita mau ‘main aman’ kita akan memilih bertahan. Tapi ketika kita mulai merasa ditindas, kita pasti akan menyerang dan target utama yang akan kita capai dalam kondisi seperti ini adalah menang. Apa yang sebenarnya menjadi ketakutan terbesar dalam hidup kita? Ketakutan terbesar sebenarnya kalau kita tidak mendapatkan porsi yang harus kita terima. Tuhan tahu bagian-bagian apa yang harus Dia berikan untuk kita. Kita bisa meminta kepada Tuhan bagian-bagian yang menjadi janji Tuhan untuk terjadi dalam kehidupan kita.

Bicara bagian/porsi, ...

on on Hits: 602

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 12 Desember 2021 Oleh Pdp. Santy Lamba

Kejadian 32:24-28 - [32:24] Lalu tinggallah Yakub seorang diri. Dan seorang laki-laki bergulat dengan dia sampai fajar menyingsing.... [32:27] Bertanyalah orang itu kepadanya: "Siapakah namamu?" Sahutnya: "Yakub." [32:28] Lalu kata orang itu: "Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang."

Bagaimana menerima porsi dalam rencana Allah? Bicara tentang rencana Allah dalam hidup manusia, rencana Allah dari awal sampai akhir tidak pernah gagal. Dia tidak pernah gagal dalam rancangan, rencana-Nya untuk umat manusia. Tetapi manusia yang menerima bagian dalam rencana Allah ini mengalami banyak pergumulan/proses kehidupan. Bahkan banyak kali kita berjalan tidak seirama dengan rancangan Allah, sehingga kita kadang jauh dari rancangan Allah. Contoh:

on on Hits: 364

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 5 Desember 2021 Oleh Pdt. Andrew M. Assa 

Kekristenan bukan masalah seberapa engkau didapati saleh, seberapa lebih baik dari orang lain. Kekristenan adalah bicara ketika kita percaya firman, firman membuat kita jadi ciptaan baru, manusia baru. Ketika kita lebih meresponi firman Allah, firman mengubah karakter alamiah kita. Semua yang diulang-ulang lama-lama menjadi kebiasaan. Kalau kebiasaan itu diteruskan, lama-lama menjadi karakter kita. Dan kalau karakter itu kita jalani dalam kasih karunia Allah, itu menentukan destiny (nasib) kita. Jadi kekristen itu adalah ketika kita mengijinkan Allah membuat kita menjadi manusia baru.

on on Hits: 384

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 28 November 2021 Oleh Pdt. Nelson Tamba

Ketika Tuhan menjamu kita, seluruh kebutuhan kita ada di meja jamuan itu. Apa yang kita butuhkan ada di situ. Kejadian 27:28 - Allah akan memberikan kepadamu embun yang dari langit dan tanah-tanah gemuk di bumi dan gandum serta anggur berlimpah-limpah. Ini adalah perkataan berkat dari Ishak kepada Yakub. Orang mungkin berkata Yakub adalah seorang penipu, tapi apakah Yakub seorang penipu sehingga ia mendapatkan berkat yang terbaik ini. Apa sebenarnya latar belakangnya?

Pesan Gembala

Ps. Andrew M. Assa

PESAN GEMBALA 2026

Di akhir 2025 artinya seperempat dari abad 21 telah kita lampui. Ada kemajuan teknologi yang kita bisa saksikan dan alami yang membuat kita kewalahan mengikutinya tetapi di sisi lain begitu tergantung kepadanya. Selain itu, tetap saja ada keterbatasan dari semua kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk bisa menjaga keamanan dan keselamatan manusia. Hidup dan mati tiap manusia tidak bisa diprediksi dengan seberapa akrabnya dia dengan teknologi keselamatan itu.

Di awal tahun 2025 Kecerdasan buatan (Artificial Intelegence) terus mengalami perkembangan pesat. Pada Januari 2025, beberapa perusahaan teknologi besar meluncurkan model AI terbaru yang lebih canggih dan efisien. DeepSeek AI, OpenAI, dan Google DeepMind bersaing dalam menghadirkan model bahasa yang lebih kuat dengan kemampuan multimoda. Sementara itu, penggunaan AI dalam kehidupan sehari-hari semakin meluas, mulai dari otomatisasi pekerjaan hingga integrasi dalam perangkat pintar rumah tangga. Tidak heran bahkan sampai anak-anak kecil sangat mahir sekali menggunakan Gemini di telepon selular untuk mengerjakan Pekerjaan Rumah (PR) mereka, daripada bersusah payah mencari literatur.

Pada tanggal 21 April 2025, pemimpin umat Katolik Paus Fransiskus meninggal di Vatikan. Dan bulan Mei 2025, Kardinal Robert Francis Prevost dari Amerika Serikat, terpilih menggantikan Paus Fransiskus yang wafat bulan sebelumnya, dikenal sebagai Paus Leo XIV sebagai pemimpin baru Gereja Katolik.

Pada 25-28 Agustus, di Indonesia terjadi demonstrasi besar buruh dan mahasiswa di depan Gedung DPR/MPR menuntut pembubaran DPR, penolakan kenaikan gaji anggota DPR, dan kebijakan perburuhan lebih baik, yang berujung ricuh dan korban tewasnya pengemudi ojek online. 

Di penghujung November 2025, bencana banjir dan tanah longsor melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Senin (22/12/2025) pukul 08.00 WIB, bencana ini telah mengakibatkan 1.090 orang meninggal, 186 orang hilang, dan sekitar 7 ribu orang terluka.

Semua peristiwa terjadi silih berganti, belum lagi kalau berbicara kecelakaan moda transportasi. Tanggal 29 Januari 2025 terjadi tabrakan antara pesawat komersil American Eagle 5342 yang hendak mendarat di Bandara Ronald Reagen, Washington. Tragisnya, bertabrakan justru dengan helikopter Sikorsky UH-60 Black Hawk milik Angkatan Darat AS, dan terjadi di ibukota negara maju yang notabene begitu canggih sistem radar dan teknologi keamanan penerbangannya. Dalam kecelakaan tersebut seluruh awak dan penumpang kedua pesawat itu menjadi korban.

Belum lagi, 12 Juni 2025 terjadi kecelakaan pesawat Air India, Penerbangan 171 yang baru saja mengudara (setelah 30 detik lepas landas). Pesawat kemudian kehilangan daya angkat dan jatuh di blok Asrama B.J. Medical College, Amhmedabad. Ironisnya, pesawat tersebut terbilang pesawat baru Boeing 787-8 yang tidak pernah punya riwayat insiden kecelakaan yang besar. Menewaskan setidaknya 269 orang, 241 orang di dalam pesawat dan 28 orang di darat.

Belum lagi moda transportasi darat: kecelakaan di jalan, baik tunggal ataupun karambol, tabrak belakang. Dan beberapa hari menjelang Natal kecelakaan bus terjadi 22 Desember 2025, di Simpang Tol Krapyak Semarang yang memakan korban 16 jiwa. Justru terjadi sesudah pintu tol Kalikangkung dan setelah pergantian kru bus.

Peristiwa demi peristiwa terjadi di sekitar kita dan menbuat kita kewalahan untuk mencerna dan memahaminya, tidak ada tempat yang aman di dunia ini. Tidak ada satu moda transportasi yang kebal terhadap musibah dan celaka dan kita harus menggunakannya dalam keseharian. Tapi kabar baiknya, ada ajakan dari Juruselamat (Yesus) kepada kita Matius 11:28,29 Datanglah kepada-Ku kamu semua yang lelah, dan merasakan beratnya beban; Aku akan menyegarkan kamu. Ikutlah perintah-Ku dan belajarlah daripada-Ku. Sebab Aku ini lemah lembut dan rendah hati, maka kamu akan merasa segar. (BIMK) Dalam terjemahan bahasa Inggris CEV …I will give you rest. …and you will find rest. Tuhan akan memberi kita istirahat, kita akan menemukan tempat istirahat. Tawaran ini bukan bicara tentang besok di dalam kekekalan, tetapi justru ketika kita masih di dunia dan masih harus bekerja dan beraktivitas.

Bagi kita jemaat COTW tahun 2025 menjadi Tahun Kairos (Tahun Kebetulan Ilahi) bagi kita. Kebetulan Ilahi bukan hanya terbatas tentang berkat yang kita bisa lihat dan ukur, tetapi sebetulnya ada banyak Kebetulan Ilahi yang kita alami. Tuhan luputkan dari yang jahat atau celaka, Tuhan beri kesehatan dan kesempatan baru. Tuhan beri hikmat untuk ambil keputusan sehingga terhindar dari kebuntungan. Ataupun Tuhan ijinkan kita lewati lembah air mata, untuk kita melihat bahwa manusia hidup juga dari setiap Firman yang kita imani dan alami. Tuhan menyertai lewat semua peristiwa besar dan kecil, dan mendatangkan keberuntungan/keselamatan buat kita.

Memasuki tahun 2026, kita tetap dan justru membutuhkan penyertaan Tuhan, dan Dia janjikan memberi kita Pengurapan Baru (Fresh Annointing). Urapan itu bagai pelumas yang melumasi mesin agar tetap berjalan dengan lancar dan halus. Pelumas itu juga menjaga mesin dalam suhu optimal, sehingga tidak terlalu panas. Pelumas juga menjaga agar gesekan yang ada tidak melukai tiap bagian. Tetapi lebih dari itu, kita perlu mengenal bahwa Urapan Baru itu keluar dari Satu Pribadi Allah sendiri, Roh Kudus. Biarlah seluruh jemaat makin mengenali Pribadi itu secara personal, mengalami Roh Kudus bukan hanya sebagai bagian dari liturgi ibadah di gereja yang formal.   

Mengenal Roh Kudus lewat tiap sisi kehidupan kita yang dijamah dan diurapi oleh-Nya. Kita butuh sukacita, kita butuh ketulusan hati, kita butuh hikmat, kita butuh pimpinan dan pengajaran, namun kita juga butuh kelegaan, damai sejahtera dan keintiman. Kita butuh iman dan penyingkapan rahasia Ilahi dalam hidup ini. Mazmur 92:11 Tetapi Kautinggikan tandukku seperti tanduk banteng, aku dituangi dengan minyak baru; Marilah kita alami Tuhan Yesus Kristus lewati tahun 2026, dalam Pengurapan Baru (Fresh Annointing). 

Rhema Hari Ini

Maka janganlah kaukatakan dalam hatimu: Kekuasaanku dan kekuatan tangankulah yang membuat aku memperoleh kekayaan ini. Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, seperti sekarang ini.

Ulangan 8:17-18

Kekuatan untuk tetap bertahan dalam iman. Kemampuan untuk menikmati kelimpahan. Bahkan ketaatan untuk hidup saleh, semuanya hanya karena Anugrah TUHAN.